Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Warga Tetap Bertahan Walau Ada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Masuk dalam daftar beberapa daerah yang diberi peringatan dini cuaca ekstrem, Minggu (17/12) masyarakat di area rawan bencana hanya pasrah.

Penulis: Alexander Pattyranie | Editor:
TRIBUNMANADO/ALEXANDER PATTYRANIE
Kondisi di Kelurahan Banjer setelah banjir, Sabtu (16/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribunmanado.co.id Alexander Pattyranie

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Meski Kota Manado, Sulawesi Utara, masuk dalam daftar beberapa daerah yang diberi peringatan dini cuaca ekstrem, Minggu (17/12/2017), masyarakat di area rawan bencana hanya pasrah.

Misalnya Tia Enoch (57), warga Lingkungan II Kelurahan Banjer Kecamatan Tikala, Manado, saat ditemui Tribunmanado.co.id, mengaku akan tetap bertahan bila banjir lagi.

"Biar akan hujan lagi, kami tetap akan membersihkan rumah. Kalau air kembali naik, kami hanya bisa pasrah, tetap tinggal di sini," ujar Tia Enoch di sela membersihkan rumahnya lantaran terendam banjir setinggi dua meter pada Sabtu (16/12/2017) malam kemarin.

Sejumlah barang berhara miliknya, diletakkan di lantai dua yang terbuat dari bahan papan kayu.

Meski memiliki rumah dua lantai, ia tetap tak ingin tidur di lantai dua lantaran takut terjadi banjir bandang seperti pada 2014 silam, air menenggelamkan tempat tidurnya yang diletakkan di lantai dua itu.

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved