Sudah Sebulan Kapal Selam Hilang di Atlantik, Argentina Pecat Kepala Angkatan Laut

Pemerintah Argentina memecat kepala angkatan laut, satu bulan setelah kapal selam ARA San Juan yang membawa 44 kru hilang di Atlantik.

Sudah Sebulan Kapal Selam Hilang di Atlantik, Argentina Pecat Kepala Angkatan Laut
Eitan Abramovich/AFP
Salah seorang warga melihat deretan pesan dukungan kepada awak kapal selam Argentina yang hilang sejak pekan lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID  - Pemerintah Argentina memecat kepala angkatan laut, satu bulan setelah kapal selam ARA San Juan yang membawa 44 kru hilang di Atlantik.

Dilansir dari Sky News, Sabtu (16/12/2017), Kementerian Pertahanan Argentina menghentikan Marcelo Eduardo Hipolito Srur sebagai langkah disiplin atas insiden hilangnya kapal selam yang sedang menjalankan misi.

Srur dilantik oleh Presiden Argentina Mauricio Macri pada Januari 2016.

The Independent mewartakan, keluarga dan rekan dari kru yang hilang bersama dengan kapal selam ARA San Juan mengkritisi upaya pencarian yang hingga kini belum juga menemukan keberadaan anggota keluarga mereka.

Serangkaian dugaan penemuan benda di dalam laut oleh kapal pencari membuat keluarga kru ARA San Juan kebingungan dan frustasi. Beberapa di antaranya bahkan berencana untuk mengambil tindakan hukum.

Adik dari salah satu kru, Federico Ibanez berpendapat pemerintah Argentina seharusnya bisa bertindak lebih cepat.

"Mereka (pihak berwenang) menerima bantuan setelah dua hari kapal dinyatakan hilang karena mereka ingin meminimalisir situasi," katanya. 

ARA San Juan mengirimkan sinyal terakhirnya pada 15 November 2017, dan melaporkan adanya kerusakan sistem.

Pesan dari kru menyatakan air dari dalam laut telah masuk ke sistem ventilasi kapal sehingga menyebabkan arus pendek.

Kapal itu sedang menjalankan misi rutinnya dari selatan pelabuhan Ushuaia, Mar del Platan sekitar 400 km dari Buenos Aires.

Editor: Aldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved