ASN Harus Beralih ke Bright Gas, Dinas ESDM Bolmong Sudah Sebarkan Surat Edaran

Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong sudah mengeluarkan edaran pada camat, lurah dan sangadi soal penggunaan gas elpiji tiga kilogram

ASN Harus Beralih ke Bright Gas, Dinas ESDM Bolmong Sudah Sebarkan Surat Edaran
TRIBUNMANADO/FINNEKE WOLAJAN

Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan

TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Dinas Perdagangan dan ESDM Bolaang Mongondow (Bolmong) sudah mengeluarkan edaran pada camat, lurah dan sangadi soal penggunaan gas elpiji tiga kilogram.

Dalam edaran tersebut, Aparatur Sipil Negara (ASN) tak boleh lagi menggunakan gas subsidi pemerintah tersebut.

"ASN sudah harus beralih ke elpiji non subsidi 5,5 kilogram atau disebut bright gas. Selain PNS, warga yang berpenghasilan lebih juga tak boleh lagi gunakan elpiji tiga kilogram," ujar Helmida Mokodongan, Kepala Bidang Perdagangan, Minggu (17/12/2017).

Dari surat edaran ini, camat, lurah maupun sangadi melanjutkan sosialisasi pada masyarakat. Launching bright gas ini pun sesuai dengan petunjuk Kementerian ESDM.

Kepala Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong, George Tanor, mengatakan program ini agar subsidi pemerintah pada elpiji tiga kilogram benar-benar tepat sasaran. ASN sudah termasuk kalangan yang mampu tanpa subsidi.

Aturan ini mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 26 Tahun 2009 Tentang Penyediaan dan Pendistribusian Elpiji.

Bright gas itu untuk menengah ke atas, termasuk ASN.

"ASN juga beri informasi pada masyarakat bahwa bright gas sudah ada di Bolmong. Selain itu tentu yang masih pakai tiga kilogram, segera beralih ke non subsidi 5,5 kilogram," jelas Tanor.

Sejumlah ASN yang ditemui mengaku tak keberatan jika harus beralih ke bright gas.

Harga eceran tertinggi untuk wilayah Sulawesi Utara (Sulut) Rp 75.500, sementara untuk pembelian tabung ada di harga Rp 300an ribu.

Mereka mengaku siap menjalankan aturan yang berlaku. Apalagi selisih harga dengan tabung melon tak terpaut jauh sekali. Dengan penghasilan yang ada, mereka merasa mampu.

"Yah kalau aturannya sudah begitu, yah kami siap jalankan," ujar Im, salah seorang ASN.

Penulis: Finneke
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved