15 Personel Basarnas Mulai Cari Dua Korban Hanyut di Sungai
Sebanyak 15 personel Basarnas Manado mulai melakukan pencarian dua bocah yang hanyut di sungai, Sabtu (16/12).
Penulis: Nielton Durado | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sebanyak 15 personel Basarnas Manado mulai melakukan pencarian dua bocah yang hanyut di sungai, Sabtu (16/12) kemarin.
Menurut Humas Basarnas Manado, Ferry Ariyanto 15 personel ini dibagi menjadi dua tim dan menyasar dua muara sungai di Manado.
"Kami cari mulai dari badan sungai DAS Sawangan dan memantau sungai DAS Tondano," ujarnya.
Para personel Basarnas Manado juga menggunakan perahu karet dalam pencarian kali ini.
Sebelumnya diketahui bahwa terjadi peristiwa anak hanyut, di dua lokasi berbeda yakni kelurahan Dendengan Dalam Kecamatan Tikala, dan kelurahan Malendeng Kecamatan Paal Dua kota Manado.
Untuk kecamatan Tikala, korban bernama Rayvan Idji umur tiga tahun, sedangkan di Kecamatan Paal Dua bernama Marsela berusia lima tahun.
Marsela merupakan korban akibat timbunan tanah longsor bersama kedua orang tuanya, tapi naasnya, saat terjadi tanah longsor bocah berusia lima tahun itu terlempar ke sungai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/basarnas-cari-korban-hanyut_20171217_110508.jpg)