Belasan Wanita ini Angkat Bicara Telah Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Donald Trump
Sekelompok wanita muncul di hadapan publik dan mengklaim menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Donald Trump.
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID -Sekelompok wanita muncul di hadapan publik dan mengklaim jika mereka telah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam keterangannya, korban menggambarkan bagaimana mereka dicium dan diraba secara paksa oleh Trump.
Mereka akhirnya unjuk suara dan menyerukan kepada kongres agar menyelidiki suami dari Melania Trump tersebut.
Melansir Metro, Selasa (12/12/2017), Rachel Crooks, salah satu korban mengaku mengalami pelecehan seksual oleh Trump 12 tahun lalu, saat dirinya masih menjadi seorang resepsionis muda di Trump Tower.
"Saya secara paksa dicium oleh Tuan Trump selama pertemuan pertama kami. Trump berulang kali mencium pipi saya, hingga akhirnya bibir saya. Kejadian itu sangat memberi dampak pada hidup saya. Ada perasaan ragu dan tidak berguna yang saya rasakan," jelas Crooks.
Sayangnya, lanjut Crooks, mengingat ketenaran Tuan Trump, saya rasa tak ada yang bisa saya lakukan.
Dia menambahkan, dirinya menyadari ada banyak kasus pelecehan di luar sana yang mungkin lebih besar dan lebih buruk.
"Tapi jangan salah, tidak ada perilaku pelecehan seksual yang dapat diterima dan dimaklumi," tegasnya.
Sedikitnya, ada 13 wanita yang telah menuduh Trump atas insiden pelecehan seksual.
Insiden tersebut disinyalir terjadi beberapa tahun yang lalu.
Saat dikonfirmasi melalui sekretaris pers, Sarah Huckabee Sander atas tuduhan ini, ia memberikan jawaban yang sama dan meremehkan seperti sebelumnya.
"Kembali ke Oktober, kami telah menjelaskannya sejak awal, dan presiden sendiri juga sudah mengatakannya," jawab Sander.
Ia mengatakan, presiden telah berbicara mengenai kasus ini beberapa kali selama kampanye dan menolak semua tuduhan tersebut.
Seperti diketahui, tuduhan tersebut mulai mencuat setelah kemunculan sebuah video di mana Trump mengatakan dirinya sangat terkenal di kalangan wanita.
Kala itu, Trump mengungkapkan para wanita akan dengan mudah jatuh di pelukannya hanya dengan menyentuh organ vital mereka.
Meskipun demikian, apa yang dikatakannya saat itu tak berdampak apa pun dalam kampanyenya sebagai presiden. (TRIBUNNEWS.COM/ Salma Fenty Irlanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/donald-trump_20171212_130753.jpg)