Irak Kerahkan Operasi, Presiden Prancis Berharap ISIS Diusir Sepenuhnya Dari Irak

Presiden Perancis Emmanuel Macron berharap ISIS bisa diusir sepenuhnya dari Irak pada akhir Desember.

Irak Kerahkan Operasi, Presiden Prancis Berharap ISIS Diusir Sepenuhnya Dari Irak
TribunNews
Irak 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Militer Irak mengumumkan bakal melancarkan operasi baru untuk mengusir kelompok Negara Islam Irak dan Suriah ( ISIS) di kawasan gurun sebelah barat Irak.

Jumat (8/12/2017), seperti dilansir AFP via Arab News, Perdana Menteri Haider al-Abadi menyatakan belum bisa mendeklarasikan Irak bebas dari ISIS.

Alasannya, dia mendapat laporan sejumlah anggota ISIS masih berdiam di padang gurun dan sejumlah daerah yang bersedia menampung mereka sebagai pengungsi.

Komando Operasi Gabungan (JOC) menyatakan, pasukan paramiliter Al-Hashd Al-Shaabi telah bergerak untuk menggelar operasi militerkedua.

"Mereka akan membersihkan area di sekitar Provinsi Nineveh dan Anbar yang masuk ke dalam Jazirah Arab," ujar JOC dalam keterangan resmi.

Pada operasi pertama yang digelar 23 November, pasukan pemerintah yang bergerak dari dua provinsi tersebut kini telah terhubung.

Pasukan pemerintaah saat ini tengah berusaha mengamankan daerah di lembah sungai Efrat dan Tigris.

Jurubicara JOC, Jenderal Yahya Rassoul berkata, hingga 27 November, militer berhasil membebaskan 29.000 kilometer persegi dari ISIS.

Pada deklarasi ISIS 2014, mereka menguasai sepertiga Irak, dan sebagian besar Suriah, dengan memerintah total tujuh juta rakyat.

Kini, daerah kekuasaan mereka hanya bersifat kantong-kantong persembunyian di padang gurun.

Pada kunjungannya ke Timur Tengah Kamis (7/12/2017), Presiden Perancis Emmanuel Macron berharap ISIS bisa diusir sepenuhnya dari Irak pada akhir Desember.

Artikel ini sudah dimuat di Kompas.com dengan judul Irak Lancarkan Operasi Militer di Gurun untuk Usir ISIS

Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved