Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ini Rumah Adat Bolangitan, Pembangunnya Ternyata Mengejutkan

Di Desa Bolangitan, terdapat rumah adat Bolangitan. Rumah itu terlihat sangat tua.

Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, BOROKO-Di Desa Bolangitan, terdapat rumah adat Bolangitan. Rumah itu terlihat sangat tua.

Rumah itu kelihatan bertingkat dua. Dua buah tangga terdapat di depan rumah.

Bagian atas rumah mayoritas dibuat dari kayu. Sementara bagian bawah sudah banyak dijadikan beton

Di bagian dalam, terdapat banyak peninggalan antik. Termasuk foto-foto jaman dulu.

Bentuk bangunan terlihat simetris. Sinar mentari langsung dari jendela ruang tamu bisa tembus ke jendela kamar.

Haja Djuhmira Pontoh, yang tinggal di rumah itu mengatakan rumah itu milik Jojugu (pangeran) Philips Pontoh. Ia merupakan cucunya Philips Pontoh.

"Ini dibuat tahun 1913. Yang buat dari orang Cina Ujung Pandang," ujarnya.

Ia mengatakan modelnya sebenarnya berasal dari Spanyol. Pemotongan kayunya dilakukan pihak keluarga.

"Modelnya menggunakan Feng Shui. Bentuknya simetris," katanya.

Ia menjelaskan rumah memiliki filosofi sendiri. Yang membuatnya tukang-tukang dari Cina.

"Yang datang sudah banyak. Ada juga dari Inggris," katanya.

Ia menuturkan yang datang banyak wisatawan. Ada juga yang datang dari ahli antropologi.

"Profil alun-alun ini mirip di Istana Medan. Ada di istana Maimun," ujarnya.

Ia mengatakan rumah ini rumah pangeran. Komalig (rumah raja) ada di tempat lain.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved