Ada Kenangan Presiden Soeharto dan Ibu Tien di Kantor Gubernur Sulut, Apa itu?
Sekilas kenangan yang sempat diberikan Mantan Presiden Soeharto dan Ibu Tien di Kantor Gubernur Sulawesi Utara
Penulis: Ryo_Noor | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Ryo Noor
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pepohonan di Pos penjagaan Sat Pol PP di Kantor Gubernur Provinsi Sulut begitu rindang. Rasanya nyaman jika duduk berlama-lama.
Ada dua pohon tumbuh persis di depan pos tersebut, yakni sebuah pohon kayu hitam dan pohon kayu besi.
Dua pohon itu tak sekadar pohon biasa, itu adalah buah kenangan Presiden ke II RI Soeharto dan Ibu Negara Tien Soeharto.


Pohon yang kini tingginya mencapai 10 meter itu ditanam oleh almarhum Soerharto dan almarhumah Ibu Tien ketika meresmikan pembangunan Kantor Gubernur Sulut tahun 1991.
Sebagai tanda pengingat momen itu, diletakkan prasasti yang menerangkan keberadaan dua pohon kayu tersebut.
Hibor Puansalaing, salah seorang personel Pol PP masih ingat ketika momen kedatangan presiden RI ke 2 itu bersama Ibu Negara.
Ia sudah bekerja di Kantor Gubernur sejak 1983, ketika Kantor masih berada di depan Markas Korem 131/Santiago. Saat ini lokasi bekas kantor Gubernur lama sudah menjadi Rumah Sakit Siloam.
Ketika mau pindahan ke Kantor Baru di Jalan 17 Agustus, Itulah momen ketika Presiden Soerharto dan Ibu Tien menyambangi Provinsi Sulut.
Salah satu rangkaian kegiatan kunjungan itu yakni penanaman pohon.
Soerharto kemudian menanam Pohon Kayu hitam sementara ibu Tien menanam pohon kayu besi. "Pohon ini kenang-kenangan beliau," ujar dia.
Puluhan tahun berlalu, kini pohon itu tumbuh kokoh dan lebat. Para personel pol pp pun bisa menikmati buah tangan Presiden Soerharto dan Ibu Tien yang merindangi pos penjagaan Pol PP dekat pintu gerbang masuk Kantor Gubernur.
Namun ada perbedaan dari dua pohon itu, ternyata pohon yang ditanami ibu Tien tumbuh lebih besar dan kokoh dibanding pohon ditanami Presiden Soeharto.