Rabu, 8 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Menteri-menteri yang Tersandera Kasus Dugaan Korupsi Bisa Menggerus Elektabilitas Jokowi

Pembantu presiden dalam hal ini menteri-menteri bisa menggerus elektabilitas Joko Widodo jelang Pilpres 2019.

Editor: Andrew_Pattymahu
(KOMPAS.com / Mei Leandha)
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Pembantu presiden dalam hal ini menteri-menteri bisa menggerus elektabilitas Joko Widodo jelang Pilpres 2019.

Akibatnya, pemerintahan Jokowi dapat cap stempel dari masyarakat sebagai pemerintahan yang tak bersih.

Jokowi bisa dianggap gagal menyeleksi para pembantunya yang berintegritas dan bersih.

"Kalau pembantu presiden Jokowi banyak tersandera kasus korupsi maka terkesan pemerintahan Jokowi tidak bersih. Ada konsekuensi logis ketika para pembantu tersandera banyak kasus korupsi,"ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center Reseach and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (4/12/2017).

Karena itulah lanjut Pangi dalam rentang sisa waktu 1,5 tahun ini, diharapkan para menteri ikut mendongkrak elektabilitas Jokowi.

"Karena Presiden dibantu oleh para menteri, maka menteri itu kalau melakukan kebijakan, jangan kebijakan itu yang menggerus elektabilitas," tegasnya.

Menurut Pangi masyarakat bisa distrust alias tidak percaya terhadap pemerintahan Jokowi apabila ada menteri-menterinya yang tersandera kasus korupsi .

"Itu artinya tersanderanya menteri Jokowi punya korelasi linear terhadap citra pemerintahan Jokowi dan berpotensi mengembosi elaktabilitas Jokowi. Presiden secara tak langsung juga akan menanggung beban salah satunya elektabilitas Jokowi bisa terganggu,"ujarnya.

Diketahui, ada tiga menteri Jokowi yang disebut-sebut diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi, yakni Menkum HAM Yasonna Laoly.

Politikus PDI Perjuangan itu diduga kecipratan kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP saat menjadi anggota DPR.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved