Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tak Ikut Pengambilan Sumpah Janji, 155 ASN Boltim Terancam Kena Sanksi

"Pengambilan sumpah/janji bukan sekedar peristiwa seremonial, tetapi merupakan agenda pembinaan aparatur negara,

Penulis: | Editor: Aldi Ponge
224 ASN Boltim mengikuti pengambilan sumpah janji pada Rabu (29/11/2017) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN - Sebanyak 155 Pegawai Negeri Sipil (PNS), tak menghadiri pengambilan sumpah janji, di Aula Kantor Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Rabu (29/11/2017)

"Belum tahu alasan dari 155 PNS ini, tidak hadir dalam sumpah/janji. Nantinya mereka akan dipanggil, untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar Kepala Bidang Program dan Disiplin, Ade Herly Mokoginta.

Kata dia, jika alasan ke 155 PNS ini, tak masuk akal, maka akan dikenakan sanksi seperti penurunan pangkat atau lainnya. Namun apabila sakit, dipertimbangkan.

Lanjut dia, total PNS yang diundang untuk melakukan sumpah janji yaitu 379 dengan rincian 242 agama Islam, Kristen Protestan 126 Katolik 11. Namun yang hadir dalam kegiatan tersebut 224.

Pengambilan sumpah janji PNS merupakan upaya pembinaan PNS sebagai aparatur Negara dan abdi masyarakat.

Tujuannya agar aparatur negara mempunyai kesetiaan dan ketaatan terhadap Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah serta bermental baik, bersih, jujur, berdaya guna dan penuh tanggung jawab terhadap tugasny  serta di dalam mendukung usaha pemerintah guna mendorong terciptanya good governance.

Sekretaris Daerah Boltim, Muhammad Assagaf mengatakan, salah satu pembinaan untuk mewujudkan sosok aparatur pemerintah yang memiliki semangat pengabdian sebagaimana yang diharapkan adalah melalui pengambilan sumpah/janji.

"Pengambilan sumpah/janji bukan sekedar peristiwa seremonial, tetapi merupakan agenda pembinaan aparatur negara," ujar Assagaf.

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved