Minahasa - AD Aniaya Riko Pakai Obeng

DA (37) warga Amongena 1 Kecamatan Langowan Timur harus digelandang ke Polsek Langowan lantaran diduga melakukan tindak

Minahasa - AD Aniaya Riko Pakai Obeng
ist
pelaku penganiayaan 

Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO- DA (37) warga Amongena 1 Kecamatan Langowan Timur harus digelandang ke Polsek Langowan lantaran diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap sahabatnya sendiri, Minggu (26/11) tengah malam.

Penganiayaan yang terjadi di taman Cita Waya tersebut dilakukan oleh DA terhadap Riko Tewu (31) warga Amongena Dua.

Kejadian berawal saat tersangka dan korban berada di acara syukur baptisan anak dari Hukum Tua Desa Amongena yang lokasinya tidak jauh dari TKP.

Keduanya kemudian menikmati pesta bersama undangan lainnya, namun diduga korban sudah mengonsumsi minuman keras sebelumnya.

Keduanya terlibat percakapan yang diduga berbuntut selisih paham antara keduanya sehingga terjadi cekcok.

Tersangka kemudian keluar dari lokasi acara dan berjalan ke arah Taman Cita Waya, tak berselang lama korban keluar dan melihat pelaku di Taman Cita Waya dan mendekat.

Bukannya menyelesaikan masalah, keduanya malah kembali adu mulut, hingga berujung pada perkelahian.

Tak disangka, tersangka kemudian menikam korban menggunakan obeng sebanyak 7 kali dan mengena pada bagian tubuh korban.

Usai kejadian teesebut tersangka langsung lari sementara korban di bawah ke Rumah Sakit Noongan untuk mendapatkan perawatan. Ternyata setelah diperiksa korban mengalami luka di bagian dada kanan, paha kaki kanan, punggung belakang dan tangan kanan.

Anggota Polsek Langowan yang mendapatkan informasi tersebut langsung menuju lokasi, meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk ke korban.

Mereka kemudian mencari tersangka dan barang bukti berdasarkan keterangan yang diperoleh, tersangka kemudian berhasil ditangkap oleh Timsus Polsek Langowan dan dibawa ke Polsek Langowan.

"Tersangka sementara kita sudah amankan, dan sementara menjalani proses penyidikan, dan barang bukti obeng yang digunakan untuk menusuk korban sementara dicari," ujar Iptu Mardy Tumanduk Kapolsek Langowan.

Ia menjelaskan, persoalannya sederhana hanya masalah salah paham saja."Tapi karena satu sudah miras ya akhirnya saling tersinggung dan terjadi perkelahian berujung penganiayaan," jelasnya. Hingga saat ini korban masih mendapatkan perawatan di RSUD Noongan. (Amg)

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved