Masyarakat Kembali Diingatkan Bahaya Aktivitas Gunung Soputan
Pos Pengamatan Gunungapi Soputan kembali memperingati masyarakat untuk waspada terhadap aktivitas Gunung Soputan, Minahasa Tenggara
Penulis: Alexander Pattyranie | Editor: Andrew_Pattymahu
Laporan Wartawan Tribunmanado.co.id Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pos Pengamatan Gunungapi Soputan kembali memperingati masyarakat untuk waspada terhadap aktivitas Gunung Soputan, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara.
Berdasarkan periode pengamatan mereka yang dirilis kepada Tribunmanado.co.id, Senin (27/11/2017), mereka ada beberapa poin imbauan.
Antara lain, pertama agar masyarakat tidak beraktivitas di dalam radius 1.5 km dari puncak Gunung Soputan dan dalam wilayah sektor arah Barat hingga Baratdaya sejauh 2,5 kilometer yang merupakan daerah bukaan kawah, guna menghindari ancaman leleran lava dan awan panas guguran.
Kedua, masyarakat harus mewaspadai terjadinya ancaman aliran lahar, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang, dan Sungai Londola Kelewahu.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat dianjurkan menggunakan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi terhadap gangguan saluran pernapasan," tulis Kepala Pengamatan Gunungapi Soputan Asep Saefuloh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/soputan_20171127_102427.jpg)