Bea Cukai Sulut Sita 9.048 Botol Miras Ilegal Dalam 2 Bulan Terakhir

"Kami sudah menerima SPDP dari pihak bea cukai terkait penetapan dua tersangka yang memproduksi miras ilegal,"

Bea Cukai Sulut Sita 9.048 Botol Miras Ilegal Dalam 2 Bulan Terakhir
ISTIMEWA
Bea Cukai Sulawesi Utara bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI, menggelar konferensi pers di Gedung Keuangan Negara (GKN), terkait penindakan terhadap minuman keras (miras) ilegal, pada Senin (27/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Bea Cukai Sulawesi Utara bekerja sama dengan Kepolisian dan TNI, menggelar konferensi pers di Gedung Keuangan Negara (GKN), terkait penindakan terhadap minuman keras (miras) ilegal, pada Senin (27/11/2017).

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulut, Cerah Bangun, mengungkapkan penindakan yang dilakukan petugas bea cukai terhadap miras ilegal tersebut dilakukan dalam beberapa waktu mulai dari pertengahan Oktober hingga awal November 2017.

"Pada Selasa (17/10/2017) lalu, petugas menyita 254 karton miras ilegal yang ditemukan di Kota Amurang, lalu pada Kamis (19/10/2017) petugas juga menyita 7 karton di Kota Tomohon," katanya

Selanjutnya, pada Jumat (27/10/2017) petugas berhasil menyita 340 karton di Kotamobagu, dan pada Selasa (07/11/2017) petugas juga menyita 153 karton miras ilegal, sehingga jumlah keseluruhan yakni 9.048 botol.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas bea cukai, telah dibawah ke Kantor Bea Cukai Sulawesi Utara untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang berlaku.

"Dari keempat penindakan yang telah dilakukan oleh pihak kami, diperoleh bukti bahwa miras ilegal tersebut diproduksi oleh dua perusahaan yakni PT GMAB dan CV SA, dan kedua perusahaan ini disinyalir telah melakukan tindak pidana di bidang cukai sesuai undang undang cukai No 39 tahun 2007 pasal 52 dan pasal 54," ungkapnya.

Aspidum Kejati Sulut, Syane Togas mengatakan, kalau penindakan yang telah dilakukan bea cukai ini patut diapresiasi karena dengan beredarnya barang barang tersebut dapat mengancam perusahaan perusahaan yang taat pada aturan.

"Kami sudah menerima SPDP dari pihak bea cukai terkait penetapan dua tersangka yang memproduksi miras ilegal," pungkasnya

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved