Umat Katolik Rayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam
Minggu (26/11/2017) Gereja Katolik di seluruh dunia merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam.
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Minggu (26/11/2017) Gereja Katolik di seluruh dunia merayakan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam.
Hari Raya ini menutup Tahun Liturgi dalam Gereja Katolik. Tahun liturgi disusun sedemikian rupa sampai umat bisa menghayati perjalanan kehidupan Kristus sepanjang setahun secara teratur.
Di gereja pusat paroki Santa Ursula Watutumou diadakan misa hari raya ini mulai pukul 18.00 Wita. Pemimpin misa ialah Pastor Paroki Watutumou Pastor Frans Mangundap.
Perayaan besar dan meriah diadakan umat Kevikepan Manado di Griya Paniki Indah, Paroki Paniki Bawah.
Pelayan utama misa ialah Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC dengan dibantu pastor dari Kevikepan Manado dan Seminari Pineleng.
Selain misa diadakan pula defile. Sejumlah lomba juga diadakan setelah misa.
Di semua stasi, paroki dan komunitas di rayakan misa hari raya ini. Di stasi Santo Fransiskus Xaverius Maumbi, misa dipimpin Pastor Alexander Sisko MSC.
Dalam renungannya, Pastor Sisko sapaan akrabnya mengatakan Gereja merayakan predikat Yesus sebagai raja.
Yesus seharusnya sungguh-sungguh disembah Raja daripada "raja-raja" lain seperti barang-barang duniawi dan idola-idola.
"Sebagai Raja, Yesus tidak bertindak semena-mena. Ia justru mengidentifikasi Diri-Nya sebagai raja bagi kaum miskin, dan kesulitan," ujarnya.
Ia mengatakan di saat raja disambut secara gegap gempita, Yesus disambut oleh para gembira. Ia menjadi Raja Cinta Kasih.
"Kita juga harus menjadi raja bagi diri sendiri. Kita harus menjadi kita pelayan bagi sesama," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/misa_20171126_195101.jpg)