Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Aktivitas Bandara Ngurah Rai Bali Tetap Aktif, Maskapai Asing 'Cancel Flight'

Sepanjang belum ada laporan yang membahayakan maka bandara akan tetap beroperasi secara normal.

Editor:
Kompa.com/ Robinson Gamar
Letusan Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, terus membesar, Minggu (26/11/2017) 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Kelas I Ngurah Rai Herson mengatakan, pembatalan terbang (cancel flight) akibat letusan Gunung Agung mayoritas dilakukan maskapai asing.

Padahal aktifitas di Bandara Ngurah Rai, Bali masih berjalan normal.

"Untuk operasional bandara dalam keadaan normal, namun ada beberapa airlines yang meng-cancel penerbangannya, terutama untuk penerbangan internasional," kata Herson di Kuta, Minggu (26/11/2017).

Menurut Herson, penerbangan domestik masih berjalan lancar.

Pihak bandara berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang yang batal berangkat dari Bandara Ngurah Rai.

Ada yang dipindahkan ke hotel, ada juga yang dialihkan ke penerbangan lain dengan pesawat berbeda.

"Untuk operasional saat ini masih aman, namun demikian kita terus memantau paper test untuk memantau sebaran abu," katanya.

Sejumlah penumpang tiba di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/10/2017). Jika terjadi bencana erupsi Gunung Agung dan Bandara Ngurah Rai, Bali, tidak bisa beroperasi maka Bandara Lombok menjadi salah satu dari 10 bandara anternatif yang dicanangkan Kementerian Perhubungan sehingga aktivitas wisatawan tetap berjalan lancar.
Sejumlah penumpang tiba di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Selasa (3/10/2017). Jika terjadi bencana erupsi Gunung Agung dan Bandara Ngurah Rai, Bali, tidak bisa beroperasi maka Bandara Lombok menjadi salah satu dari 10 bandara anternatif yang dicanangkan Kementerian Perhubungan sehingga aktivitas wisatawan tetap berjalan lancar. (ANTARA FOTO/Wira Suryantala)

Paper test ini disebarkan di sejumlah titik. Hingga pukul 09.00 Wita, sebaran abu belum mengganggu penerbangan secara signifikan. 

Sepanjang belum ada laporan yang membahayakan maka bandara akan tetap beroperasi secara normal.

Setidaknya ada 18 penerbangan dari 4 maskapai batal mendarat dan terbang di Bandara Ngurah Rai, Bali pada Sabtu (25/11/2017). Keempat maskapai tersebut adalah Jet Star, KLM, Qantas dan Virgin Air.

Keempat maskapai ini melayani penerbangan lintas internasional.

Adanya maskapai yang membatalkan penerbangan karena kebijakan internal maskapai, bukan karena larangan terbang. 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved