Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Soal Jembatan Gantung, Ini Kata Jenifer Mailangkay

Mengerikan! Kata itu dilontarkan Revhiana Jenifer Mailangkay saat melihatnya video jembatan gantung berbahan dasar bambu.

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Lodie_Tombeg
HANDHIKA DAWANGI
Revhiana Jenifer Mailangkay 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Mengerikan! Kata itu dilontarkan Revhiana Jenifer Mailangkay saat melihatnya video jembatan gantung berbahan dasar bambu dan kayu yang sudah lapuk di Lingkungan V, Kelurahan Kairagi Weru, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado.

"Jembatan itu sangat mengerikan. Sangat berbahaya bagi warga yang melewatinya. Saya sangat prihatin," ujar gadis kelahiran Tondano 8 Januari 1998 ini saat ditemui Tribun Manado di Megamall Manado, Jumat (24/11/2017).

Menurut gadis yang tinggal di Bumi Nyiur Manado ini, jembatan itu harus diperbaiki. "Agar supaya masyarakat dapat berjalan dengan aman dan tanpa rasa takut," ujar dia.

Anak kedua dari empat bersaudara pasangan Jim Mailangkay dan Revlin Pangayoan ini mengaku, sedih melihat warga berjalan di jembatan yang sudah lapuk.

"Harus segera diperbaiki. Jangan sampai ada yang jadi korban," ujar pemilik akun Facebook Revhiana Jenifer ini.
Cewek yang suka berfoto dan dengar musik ini berharap pemerintah segera mungkin memperbaikinya.

"Pemerintah segera memperhatikan. Tidak perlu jembatan yang besar dan mewah. Minimal aman untuk dilewati," ujar dia. *

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved