Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ratusan Umat Hindu Mopugat, Meluber di Pantai Modisi

Diiringi bunyi gendang dan gamelan, para peserta upacara adat ini membawa sesajian menuju laut

Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Kegiatan upacara Melasti di bibir pantai Modisi, Kecamatan Pinolosian, Selasa (21/11). 

Liputan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

MOLIBAGU, TRIBUN - Ratusan umat Hindu dari Desa Mopugat, Kecamatan Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, meluber di lokasi wisata pantai Modisi Desa Pinolosian, Kecamatan Pinolosian, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Selasa (21/11).

Diiringi bunyi gendang dan gamelan, para peserta upacara adat ini membawa sesajian menuju laut. Sambil memikul patung singa emas yang telah dipenuhi perhiasan perak.

Aroma asap dupa yang telah dibakar, sebagai tanda daerah tersebut telah disucikan memenuhi seluruh lokasi wisata pantai tersebut menjadi cirikhas upacara adat tersebut.

"Ini adalah upacara melasti, untuk membersihkan petimo," kata I Putu Sudirsa, peserta upacara keagamaan dari Desa Mopugat.

Menurut dia, upacara pembersihan ini dilakukan dua kali setiap tahun, mempersembahkan sesajian sebagai bentuk syukur kepada Sang Pencipta. Baik itu buah, sayuran, dan sebagainya.

Rifai Paputungan, pengelola kawasan wisata Modisi, mengatakan, ritual tersebut dilaksanakan setiap enam bulan sekali. Dengan maksud membersihkan laut.

"Karena mereka dekat dengan Bolsel makanya upacara adat ini dilaksanakan di Bolsel," kata dia.

Dari amatan Tribun Manado, mereka (peserta peserta) melepas bebek dan ayam ke bibir pantai, kemudian sesekali mencelupkan hewan tersebut kedalam air.

Upacara melasti menghadirkan ratusan umat Hindu dari Dumoga, yang dipimpin langsung oleh Pandita dari Provinsi Bali.

"Biasanya mereka juga membuang abu suci di sini," kata dia.

Hal tersebut turut dibenarkan oleh Wahid Maspeke, Pegawai Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Bolsel, bahwa kegiatan umat Hindu rutin dilaksanakan di Bolsel.

"Ini sebagai bukti Bolsel yang membawa visi religius, dimana telah menjadi identitas asli daerah," tukasnya. (lix)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved