Wasit Perempuan Hingga Kiper PSM Makassar di Walikota Cup 2017
Dalam tournament walikota cup 2 kalinya, Tony menambahkan menggunakan sistem free transfer oleh setiap kontestan yang berlaga.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Curah hujan mengguyur Stadion Nunuk di Kelurahan Matali, Kotamobagu, Senin (20/11/2017) sore.
Disaat bersamaan tengah berlangsung pembukaan tournament sepak bola bertajuk Walikota Cup 2 Tahun 2017, dibuka secara langsung Wali kota Kotamobagu Tatong Bara ditandai dengan penekanan tombol sirine diikuti terbukanya kain pada baliho bertuliskan Walikota Cup 2 di depan papan skor.
Menariknya pada laga pembuka yang mempertemukan tim tuan rumah Bintang Muda Matali diperkuat Rivky Mokodompit kiper utama kontestan Liga 1 PSM Makassar melawan tim Jaya Raya FC dipimpin oleh wasit perempuan.
"Jadi khusus pada laga perdana ini yang pimpin pertandingan perempuan. Untuk wasit utama lisensi C1 Nasional akan bersiap pimpin Liga Pertiwi san dua asissten wasit lisensi C2 provinsi dan wasit cadangan lisensi C3," kata Tony Ponongoa Exco Bidang Kompetisi Asprov PSSI Sulut kepada Tribun Manado, Senin kemarin.
Dijelaskan Tony yang juga ketua Koni dan Kadis Dispora Kota Kotamobagu, hadirnya wasit dan perangkat pertandingan perempuan sebagai motivasi bahwa perempuan juga bisa berkarya.
Para wasit dan perangkat pertandingan perempuan itu bakal memimpin sejumlah laga di tournament Walikota Cup 2 tahun 2017, bersama wasit PSSI Sulawesi Utara lainnya.
Dalam tournament walikota cup 2 kalinya, Tony menambahkan menggunakan sistem free transfer oleh setiap kontestan yang berlaga.
Setiap tim diberi ruang untuk melakukan transfer pemain yang berlaga di liga 1 sebagai kasta tertinggi kompetisi sepak bola tanah air.
"Dengan adanya transfer pemain dari Liga 1 dan liga lainnya, untuk mengukur kemampuan pemain lokal dan sebagai motivasi untuk kemajuan sepak bolah di Kotamobagu," pungkasnya.
Perempuan bernama Renti Lingatu SH selaku ketua umum panitia Walikota Cup 2 menambahkan kompetisi sepak bola terakbar se Bolaang Mongondow Raya (BMR) itu akan berlangsung hingga 23 Desember 2017 di stadion Nunuk Kelurahan Matali dengan total hadiah rp 100 juta.
"Ada 19 kesebelasan yang akan berkompetisi, mereka datang dari Mitra, Tomohon, Boltim, Bolmong dan Kota Kotamobagu terbagi dalam enam grup," jelas Renti.
Tatong Bara, Wali Kota Kotamobagu saat membuka tournament itu mengatakan Walikota Cup kedua ini untuk salurkan minat dan bakat seluruh pecinta bola dan club sepak bola yang tumbuh subur di Kotamobagu.
"Saya meminta panitia pelaksana agar serius melaksanakan dan lakukan dengan baik sehingga lahir prestasi yang baik, wasit dan pengawas pertandingan menjadi instrument pertandingan yang menentukan jalanya pertandingan bisa jalan dengan aman dan kenyaman selama pertandingan," kata Tatong.
Dia mengajak kepada seluruh penonton untuk sukseskan sambil junjung sporivitas, karena kalah menang biasa yang utama adalah persaudaraan dan kebersamaan menuju kebersamaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/walikota-cup-2017_20171120_212629.jpg)