Bupati Sajow Gelar Dialog dengan Masyarakat Empat Kecamatan di Minahasa
Bupati Minahasa menjelaskan bahwa APBD kabupaten Minahasa mengalami peningkatan dari tahun ketahun.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Bupati Minahasa Jantje Sajow temu dan dialog dengan elemen masyarakat Langowan Raya, Kawangkoan Raya, Tompaso Raya, dan Sonder, di gedung SLA Tompaso, Senin (20/11/2017).
Nampak dalam tatap muka tersebutDalam rapat Pertemuan tersebut di hadiri oleh Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow, Asisten 1 DR Denny Mangala MSi, kepala SKPD, para Camat Langowan Raya,Tompaso dan Tompaso Barat, Kawangkoan Raya, dan Sonder, Lurah, Hukum Tua, perangkat desa, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat, BPD dan Pemuda.
Pertemuan tersebut merupakan yang terakhir jelang akhir masa jabatan,
Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Denny Mangala mengatakan banyak terima kasih atas kehadiran dalam suasana kebersamaan, persaudaraan boleh bertatap muka dengan Bupati Minahasa dan Pertemuan ini merupakan amanat konstitusi UU no 23 tahun 2014 tentang Kepala Daerah harus menyampaikan informasi penyelenggaraan pemerintah kepada masyarakat.
"Bupati Minahasa akan mengakhiri masa jabatan, maka akan memberikan pertanggungjawaban kepada masyarakat dalam pertemuan ini," jelas dia.
Bupati Minahasa menjelaskan bahwa APBD kabupaten Minahasa mengalami peningkatan dari tahun ketahun.
Mulai tahun anggaran 2013 APBD Rp 804,9 miliar, dan pada tahun 2017 APBD mencapai 1.265 triliun.
Di bidang pertanian dan lingkungan hidup ada pembangunan jalan pertanian, bantuan alat pertanian, bantuan pupuk dan bibit, di bidang tata kelola pemerintah yang baik 3 kali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
" Dalam pengelolaan keuangan daerah dan ini belum pernah terjadi sebelumnya," jelas Sajow.
Ada juga raihan ranking 1 se Sulawesi Utara bidang kinerja pemerintahan daerah selang dua tahun berturut - turut.
Ia juga memberikan apresiasi karena tahun 2018 mendatang Minahasa memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp 95 Miliar, Dana Alokasi Umum Rp 656 Miliar lebih, serta Dana Insentif Daerah Rp 18,75 Miliar. Selain itu, Puskesmas Kawangkoan tahun 2018 akan di beri bantuan sebesar Rp 3,2 Miliar.
"Apa yang kita peroleh merupakan kerja keras dari Pemerintah dan kepercayaan yang masyarakat berikan dan hasilnya diberikan juga untuk kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/jantje-sajow_20171120_210513.jpg)