Konsisten Tolak Masuknya 2 Ritel Terkemuka ke Bolsel, Ini Alasan Bupati Herson

Bupati Bolaang Mongondow Selatan, Hi Herson Mayulu, tegas menolak kehadiran retail terkemuka

Konsisten Tolak Masuknya 2 Ritel Terkemuka ke Bolsel, Ini Alasan Bupati Herson
TRIBUNMANADO/FELIX TENDEKEN
Bupati Bolsel Herson Mayulu menandatangani prasasti peresmian kantor Camat Tomini pada 15 November 2017 silam 

Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken

TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Hi Herson Mayulu (H2M), tegas menolak kehadiran dua retail terkemuka yakni Indomaret dan Alfamart untuk beroperasi di tanah Totabuan bagian selatan.

"Saya menolak Indomaret dan Alfamart," katanya, pada Minggu (19/11/2017)

Dirinya merasa prihatin jika menerima dua usaha ritel yang telah menjangkau hampir seluruh wilayah di Indonesia.

Karena jelas - jelas akan mengancam keberadaan usaha kecil masyarakat, seperti warung dan pertokoan yang telah dirintis turun temurun.

"Di Bolsel hanya ada Udin Mart dan Saiful Mart," kata Bupati.

Menurut Om Oku sapaan akrabnya, daerah lain boleh saja menerima usaha tersebut, dirinya tidak akan menerima, kecuali usaha milik masyarakat asli di daerahnya.

"Kalau hadir, mati semua warung di Bolsel," kata Bupati.

Bupati mencontohkan, pengelolaannya tidak pro rakyat karena keuangannya tidak berputar di daerah melainkan kembali ke Ibu Kota Jakarta.

"Lihat di beberapa daerah lain, hampir setiap 200 meter ada, kemudian warung disampingnya mati," kata Bupati.

Kata Oku, di zaman, pemerintahan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) lebih pro rakyat, jadi hal - hal seperti ini akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan perhatian bersama.

"Selama saya yang memimpin akan saya tolak," tukasnya.

Penulis: Felix Tendeken
Editor: Aldi
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved