Perseturuan Pemkot Bitung dan Keluarga Awondatu Terus Berlanjut

Kadisperindag Bitung Benny Lontoh membeber, tidak ada sertifikat atas nama keluarga Awondatu.

Perseturuan Pemkot Bitung dan Keluarga Awondatu Terus Berlanjut
ARTHURROMPIS
Pasar Winenet 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Perseteruan antara pihak keluarga Awondatu yang mengklaim lahan di pasar Winenet seluas 4200 meter versus Pemkot Bitung berlanjut.

Kadisperindag Bitung Benny Lontoh membeber, tidak ada sertifikat atas nama keluarga Awondatu.

"Sudah kami cek ke BPN dan tidak ada," kata dia.

Dia menegaskan lahan dalam pasar ada dalam penguasaan Pemko Bitung.
Benny menuding sertifikat tersebut kerap digunakan untuk menakut nakuti warga.

Sementara, Pihak keluarga Awondatu berencana melaporkan Pemko Bitung ke KPK dan Kementerian Perdagangan atas dugaan perbuatan improsedural dalam pengajuan proposal pengembangan Pasar Winenet.

"Kami bakal pertanyakan masalah ini di Kementerian, kalau perlu lapor KPK," ujar Samsudin Mahmud perwakilan keluarga Awondatu.

Dikatakan Mahmud, kala mengajukan proposal pengembangan pasar itu di Kementerian, pihak Pemko diduga menggunakan sertifikat milik keluarga.

Mahmud menyatakan, perwakilan Disperindag pernah meminta kopian surat itu ke keluarga.

"Kami kasih karena mengira masalah ini akan diselesaikan, eh tak tahunya dipakai untuk proposal itu," kata dia.

Mahmud menyatakan bakal menghadap Kementerian untuk menjelaskan masalah tersebut.
Diketahui, proposal itu menghasilkan uang bantuan ke pasar senilai 6 Miliar.

Belakangan setelah terungkap lahan pasar itu tidak dimiliki Pemko, pembangunan pun batal.
Dana 6 miliar tersebut akhirnya pindah ke pasar lain.

Sesuai aturan dana kementerian bisa mengucur jika ada Sertifikat pemerintah atau bukti hibah.
Namun dalam kasus ini Pemko menyertakan sertifikat milik keluarga.

Kasus yang sama terjadi pada pembangunan rumah nelayan beberapa waktu lalu yang sementara diusut Kejaksaan Negeri Bitung.

DPRD Bitung dalam rekomendasinya pada hearing membahas masalah ini beberapa waktu lalu minta Pemkot segera membayar lahan tersebut. (art)

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved