Yanto: Pupuk Bersubsidi Dijual Mahal
Petani Togid, Kecamatan Tutuyan, Bolaang Mongondow Timur, keluhkan harga pupuk Urea bersubsidi terlalu mahal dijual.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Petani Togid, Kecamatan Tutuyan, Bolaang
Mongondow Timur, keluhkan harga pupuk Urea bersubsidi terlalu mahal dijual.
"Harusnya harga pupuk Urea tak melebihi dari harga dari distributor Rp90.000," ujar Yanto Boroma (39), Kamis (16/11).
Menurutnya, pupuk urea merupakan kebutuhan terpenting bagi petani. Maka meminta dinas pertanian untuk segera mengawasi pihak ketiga dalam menjual pupuk bersubsidi.
"Saya beli pupuk Urea seharga Rp135 ribu rupiah yang isi 50 kilogram. Harusnya tak semahal itu," ujar Yanto.
Sementara Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian Syuriaty Sarungu mengatakan sesuai SK dan harga distributor harusnya Rp90.000. Jika ada toko yang menjual harga di atas itu, maka akan dipertayakan.
"Kami punya toko berupa KUD yang merupakan bimbingan dari Dinas pertanian harganya Rp110-115 ribu. Sebab mereka mengambil Rp90.000
Jadi tambah karena ada ongkos angkutan dari Modoinding," ujar Syuriaty Sarungu.
Lanjut dia, jika ada toko yang menjual lebih dari harga itu. Maka akan dipertayakan pupuk tersebut didapat dari mana.
"Jadi akan telusuri, melalui verfal
verifikasi, validasi pupuk di wilayah wilayah. Nanti akan dicek," ujar dia. (Ven).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pupuk-bersubsidi_20171116_221109.jpg)