Wanita Lebih Bahagia Dibanding Pria saat Melajang

61 persen wanita senang menjadi lajang. Sementara itu, hanya 49 persen pria yang berbahagia tanpa pasangan.

Wanita Lebih Bahagia Dibanding Pria saat Melajang
Thinkstockphotos
Ilustrasi 

  
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi kebanyakan wanita, hidup melajang tak selalu berarti penderitaan.

Bahkan, tak sedikit yang menganggap bahwa berada dalam sebuah hubungan adalah "kerja keras". Itu sebabnya selama melajang wanita justru lebih merasa bahagia dibanding pria lajang.

Kesimpulan itu merupakan hasil sebuah studi analis data Mintel di Inggris.

Disebutkan bahwa 61 persen wanita senang menjadi lajang. Sementara itu, hanya 49 persen pria yang berbahagia tanpa pasangan.

Survei tersebut juga menemukan bahwa 75 persen wanita yang melajang belum secara aktif mencari pasangan hidup, sedangkan kaum pria yang masih betah menjomblo hanya 65 persen.

Bagi wanita berada dalam hubungan sama halnya dengan bekerja keras.

Umumnya kaum wanita berpikir bahwa hubungan tersebut membutuhkan lebih banyak usaha dan tenaga. Karenanya, hidup lajang berarti santai dan lebih menikmati hidup.

Dalam sebuah hubungan, terutama pernikahan, biasanya wanita dituntut untuk memiliki porsi tanggung jawab lebih besar dalam urusan rumah tangga. 

"Mereka juga melakukan lebih banyak pekerjaan yang bersifat emosional," kata profesor Emily Grundy, direktur the Institute for Social and Economic Research dari University of Essex.

Selain harus menghabiskan lebih banyak waktu dan uang untuk menjaga penampilan di depan suami, seorang istri juga harus mengerjakan pekerjaan rumah tangga, ditambah lagi menyelesaikan pertengkaran atau perdebatan.

Halaman
12
Editor: Aldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved