Mayoritas Warga Australia Dukung Pernikahan Sesama Jenis, PM Turnbull Dorong Legalisasi

Hampir sebanyak delapan juta rakyat Australia mendukung pernikahan sesama jenis dalam jajak pendapat sukarela yang tidak mengikat.

Mayoritas Warga Australia Dukung Pernikahan Sesama Jenis, PM Turnbull Dorong Legalisasi
AFP
MENANG - Kelompok pendukung pernikahan sesama jenis merayakan kemenangan jajak pendapat apakah UU Pernikahan Australia harus direvisi atau tida di Sydney Park, Australia, Rabu (15/11). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hampir sebanyak delapan juta rakyat Australia mendukung pernikahan sesama jenis dalam jajak pendapat sukarela yang tidak mengikat.

Walau jajak pendapat itu tidak mengikat, Perdana Menteri Malcolm Turnbull menegaskan pemerintah kini berupaya mendorong agar pernikahan sesama jenis bisa disahkan oleh parlemen sebelum Natal tahun ini.

"Jutaan (rakyat Australia) sudah berbicara dan mereka secara mutlak memilih ya untuk kesetaraan pernikahan," kata Turnbull setelah hasil jajak pendapat diumumkan.    

"Mereka memilih ya untuk keadilan, ya untuk komitmen, ya untuk cinta. Dan kini terletak pada kami di parlemen Australia untuk melanjutkannya," tambah Turnbull.

Berdasarkan data Biro Statistik Australia, sebanyak 7,8 juta orang atau 61,6% responden memilih pernikahan sesama jenis disahkan secara resmi oleh pemerintah. Adapun yang menolak mencapai 4,9 juta orang.

Jika ditotal, jumlah responden dalam jajak pendapat tersebut menyentuh 12,7 juta responden atau 79,5% penduduk Australia yang bisa menentukan pilihan dalam pemilu.

Saat hasil diumumkan, para pendukung pernikahan sesama jenis turun ke jalan untuk merayakan. Banyak di antara mereka yang mengibarkan bendera pelangi, menari, menyanyi, dan berpelukan.

Jajak pendapat pernikahan sesama jenis digelar selama delapan minggu dan, berbeda dengan pemilihan umum yang wajib diikuti, survei ini dilakukan secara sukarela.

Para pemilih diminta menjawab pertanyaan, "Apakah undang-undang pernikahan harus diubah agar pasangan sesama jenis bisa menikah?" Pemilih kemudian mengirimkan jawaban mereka melalui pos.

Kubu pendukung pernikahan sesama jenis beralasan pemerintah harus menjamin kesetaraan dalam pernikahan bagi semua warga. Sedangkan kubu yang menolak, menitikberatkan pada definisi keluarga dan kekhawatiran tentang bagaimana isu gender diajarkan di sekolah.

Halaman
12
Editor: Fernando_Lumowa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved