Festival Film Indonesia di Manado
Rasa Lapar Ayu Hilang Karena Artis FFI
Pengorbanannya itu ia lakukan memang hanya untuk bertemu artis dan insan perfilman.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor:
Laporan wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - "Rasa lapar seakan hilang begitu saja. Padahal sejak pagi belum makan nasi.
DARI kerumunan para juru foto, jurnalis dari Manado dan Jakarta serta bagian humas pemerintah provinsi Sulawesi Utara yang menunggu para artis, Sabtu (11/11) malam di Depan Convention Center Novotel Manado tepatnya di Depan Red Carpet nampak juga tiga wanita berhijab hitam.
Satu diantaranya mengalungkan kamera DSLR di lehernya.
Dia adalah Ayu DL. Wanita 21 tahun asal Perkamil Manado ini terus-terusan memandang ke arah photo booth artis. Sesekali ia bersama dua orang temannya berteriak histeris menyebutkan beberapa nama insan perfilman.
Festival Film Indonesia (FFI) 2017 yang dihelat di Convention Center Novotel Manado, Sabtu (11/11) malam tersebut membuat banyak masyarakat sengaja datang untuk berfoto bersama artis. Acara pengumuman pemenang nominasi dimulai pukul 21.00 wita.
Namun banyak masyarakat yang rela menunggu sejak pukul 18.00 wita.
Ayu DL bahkan mengaku sejak pukul 08.00 keluar rumah untuk menemui artis. "Dari rumah siap-siap kemudian keluar jam 08.00 wita. Kemudian jam 10.00 wita ke Hotel Aryaduta ikut acaranya Parfi'56," ujar dia.
Saat mau keluar rumah, Ayu mengaku tidak makan apapun. Siangnya pun saat di acara Parfi' 56 cabang Sulut ia hanya makan sepiring buah segar dan sepotong puding.
"Saya memang sangat antusias, ingin sekali menghadiri acara Parfi. Dan ternyata disana juga ada artis. Dari situ lanjut ke FFI untuk melihat artis lainnya," ujar dia.
Pengorbanannya itu ia lakukan memang hanya untuk bertemu artis dan insan perfilman. Apalagi Ayu mengaku ingin suatu saat sudah terlibat dalam pembuatan film.
"Rasa lapar seakan hilang begitu saja. Padahal sejak pagi belum makan nasi. Kesempatan ini sangat langka. Jarang-jarang ada banyak artis di Manado," ujar dia.
Tidak hanya bisa bertemu langsung dengan artis dan insan perfilman idolanya di red carpet. Kesabaran dan perjuangan Ayu dan dua temannya membuahkan hasil. Mereka diajak masuk dan ikut merasakan suasana malam penganugerahan piala citra di dalam Convention Center Novotel Manado.
"Kami kebetulan kenal dengan beberapa panitia FFI. Dan kami diajak masuk. Perasaannya tentu senang sekali. Ini satu kemujuran dan keberuntungan," ujar mahasiswi semester 7 Poltekkes Manado ini.
Malam itu Ayu sempat berfoto bersama banyak artis dan insan perfilman. Diantaranya Egi pemain film Pengabdi Setan, Ray Sahetapy Pemain Film Senja Kala di Manado, Dennis Adhiswara Pemain Film Jomblo, Riri Riza Sutradara, Mira Lesmana Sutradara, Christine Hakim pemain Film Kartini dan Pemeran Utama Pria Terbaik FFI 2017 Teuku Rifnu Wikana.
Mutiara (19) teman Ayu yang juga sama-sama setia menunggu artis di acara FFI me foto dengan. "Perasaannya senang, tidak bisa berkata-kata. Karena idola saya di dunia perfilman banyak yang datang. Kaki memang pegal. Tapi kapan lagi," ujarnya. (Handhika Dawangi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ayu-mutiara-bertemu-artis_20171113_004350.jpg)