Warga Disandera Kelompok Bersenjata

Terkait Warga yang Disandera Kelompok Bersenjata, Begini Sikap Pemerintah

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah melakukan 'penyanderaan' pada masyarkat di Desa Banti dan Desa Kimbely, Tembagapura, Mimika, Papua.

Terkait Warga yang Disandera Kelompok Bersenjata, Begini Sikap Pemerintah
KOMPAS.com/Kristian Erdianto
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah melakukan 'penyanderaan' pada masyarkat di Desa Banti dan Desa Kimbely, Tembagapura, Mimika, Papua.

Hal ini seperti yang di tulis dalam unggahan admin sosial media Instagram @divisihumaspolri pada Jumat (10/11/2017).

Dalam penyanderaan ini, warga dilarang kelur masuk di daerah tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Wiranto pun memberi tanggapan.

Wiranto menjelaskan bahwa pemerintah sudah melakukan pemetaan atas konflik tersebut.

Daerah itu merupakan kawasan pendulangan emas.

"Mungkin ada sekitar 8.000 orang mendulang emas dari seluruh Indonesia," kata Wiranto setelah menghadiri peringatan hari pahlawan di TMP Kalibata, Jumat (9/11/2017).

Wiranto menambahkan, sejauh ini Polri dan TNI sudah melakukan upaya persuasif atas tindakan tersebut.

Jika upaya ini tidak berhasil, maka pemerintah tidak segan melakukan upaya hukum untuk mengusir kelompok tersebut dari daerah Timika.

Wilayah yang digunakan untuk penyanderaan sangat juah dan aksesnya sulit.

Aparat pun membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai ke daerah tersebut.

"Pihak yang dilawan saat ini bukan organisasi politik atau organisasi masyarakat yang tercantum secara sah, namun kelompok ini merupakan kelompok kriminal yang sedang melakukan teror," jelas Wiranto.

Disinyali kelompok tersebut sudah lama berada di sekitar Papua.

Jumlah warga yang ada di dua desa tersebut sekitar 1300 orang.

(Tribunnews/ Rika Apriyanti)

Editor:
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved