Remaja di India Diduga Bunuh Adik Kelas agar Ujian Ditunda

Kepolisian India menduga seorang remaja telah secara sengaja membunuh adik kelasnya agar ujian sekolah ditunda.

Remaja di India Diduga Bunuh Adik Kelas agar Ujian Ditunda
(Sujatro Ghosh via BBC)
Sapi dinilai lebih penting dari perempuan, setidaknya itu menjadi tema protes lewat fotografi oleh seorang fotografer di India. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kepolisian India menduga seorang remaja telah secara sengaja membunuh adik kelasnya agar ujian sekolah ditunda.

Penyelidik federal mengatakan, remaja tersebut berusia 16 tahun, sedangkan adik kelas yang menjadi korban masih berusia tujuh tahun.

Remaja tersebut diduga mengharap terjadinya kasus pembunuhan akan membuat ujian sekolah dan pertemuan orangtua murid dapat ditunda. Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada September lalu di sebuah sekolah swasta di dekat Delhi.

Awalnya, polisi menduga pelaku pembunuhan adalah kondektur bus yang membunuh lantaran korban menolak ajakan intim.

Namun, juru bicara penyelidik federal mengatakan mereka menemukan bukti kuat yang tertuju pada remaja yang lemah secara akademis tersebut.

"Dia telah mengaku saat ditanya bahwa dia ingin menutup sekolah untuk menunda ujian dan pertemuan orang tua murid," kata juru bicara Biro Investigasi Pusat RK Gaur kepada AFP.

Remaja tersebut dikirim ke pusat penahanan remaja sampai saat digelar pengadilan. Gaur menambahkan, kondektur bus masih akan ditahan hingga benar-benar terbukti tidak bersalah.

India, sebuah negara berpenduduk 1,25 miliar, memiliki tingkat bunuh diri tertinggi di dunia. Siswa sangat rentan dengan angka resmi menunjukkan hampir 9.000 pelajar melakukan bunuh diri di tahun 2015.

Editor: Fernando_Lumowa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved