Sungai Tanoyan Berbahaya, Yudha Sebut Uji Sampel Tiap 6 Bulan,
Penambang Emas mencemari sungai Tanoyan, Tokoh pemuda pun ambil tindakan uji sampel
Penulis: Finneke | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Finneke Wolajan
TRIBUNMANADO.CO.ID, LOLAK - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bolmong Yudha Rantung mengatakan pihaknya sudah menguji sampel air di sepanjang sungai Lolayan dan Dumoga.
"Kami sudah uji sampel di sungai. Pengujian rutin kami lalukan tiap enam bulan," ujarnya Selasa (7/11).
Hasilnya memang air sungai memang telah tercemar. Kondisi air di Lolayan sudah dalam taraf bahaya. "Aliran sungai di Lolayan bahaya untuk konsumsi sehari-hari," jelasnya.
Konfirmasi kepala dinas ini membantah tuduhan tokoh pemuda Lolayan, Ali Kobandaha yang mendesak DLH untuk uji sampel air sungai dan menyebut selama ini belum pernah ada pengujian.
"Ambil sampel, tes dan umumkan. Agar warga mendapat kejelasan. Lalu tindak lanjuti hasil temuan. Meski memang tahu ada pencemaran, tapi warga belum pernah mendapat informasi resmi dari pemerintah. Belum pernah ada uji sampel di sini," jelas Ali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/istimewa_20171107_162348.jpg)