Sehan Landjar: Jangan Ada Lagi Warga Buang Hajat Besar di Sungai
Sehan Landjar mengatakan, tidak ada lagi masyarakat yang buang hajat besar di sungai atau pantai.
Penulis: | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, TUTUYAN- Bupati Bolaang Mon gondow Timur, Sehan Landjar mengatakan, tidak ada lagi masyarakat yang buang hajat besar di sungai atau pantai.
"Dana desa harus dipergunakan untuk kepentingan masyarakat, jangan disalah kegunaannya. Maka saya minta tiap desa harus membangun MCK, agar tidak ada warga pergi ke sungai atau pantai untuk buang hajat besar," ujar Sehan Landjar, Minggu (5/11).
Kata dia, dana di desa sangat besar, sebaiknya sangadi harus memprogramkan proyek untuk kepentingan urgent, jangan ke hal tidak penting.
"Saya selalu lihat dari tahun ke tahun pasti masih ada saja proyek jalan ke perkebunan. Apakah tidak pernah selesai atau bagaimana?, ujar Eyang sapaan akrab Sehan Landjar.
Lanjutnya, program MCK yang lebih menyentuh masyarakat diutamakan ke depan, agar warga sudah tidak lagi buang hajat di sungai bahkan pantai.
"Khususnya penduduk yang berada sekitar sungai di Motongkad. Kepada Pemerintah desa, segera ditindak lanjuti hal tersebut," ujar dia.
Sementara warga Bulawan Induk Julianto Janis (35) mengaku belum memiliki jamban atau MCK, maka memanfaatkan pantai sebagai tempat buat hajad.
"Ada sekumpulan batu yang ditata di pinggiran pantai, maka tempat itu sering disebut warga setempat pulau batu, di mana tempat tersebut dijadikan toilet, jika ingin buang air besar," ujar Julianto Janis.
Menurutnya, hampir sebagian besar, warga di sini. Mengunakan pulau batu sebagai tempat buang hajat. (Ven)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/tempat-yang-sering-dijadikan-masyarakat-untuk-buang-hajad-di-bulawan-induk-sabtu-411_20171105_124257.jpg)