Senin, 20 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Heboh! Secarik Kertas Guratan Tinta Misterius Ingin Sampaikan Pesan, Begini Isinya

Sebelum bunuh diri dengan cara menenggak racun, korban sempat menuliskan secarik surat wasiat yang ditujukan untuk kedua anaknya dan istrinya

Editor:
Grid.ID
Surat misterius | Facebook/Screenshot 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Beredar surat misterius yang bikin gempar banyak orang.

Surat ini diperkirakan barasal dari Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Banyak orang geger tentang isi surat tersebut dituliskan dalam secarik kertas.

 
Sebuah goresan tinta membentuk serangkai simbol alfabet dapat terlihat.

Surat menggemparkan | Facebook/Screenshot
Surat menggemparkan | Facebook/Screenshot (Grid.ID)

Banyak yang menduga, ini adalah tulisan tangan seseorang.

Temuan secarik kertas ini diduga kuat adalah sebuah surat wasiat.

Agar tak terbang tertiup angin, surat tersebut ditindih sebuah gelas berwarna hijau.

Kabar menghebohkan ini terjadi di Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

Mengejutkan, kemudian beredar kabar gelas warna hijau tersebut bukan sembarang gelas.

Sekilas, memang tampak seperti gelas biasa.

Namun saat diendus, akan tercium bau yang sangat mencurigakan.

Belum banyak yang tahu, ternyata ini yang sesungguhnya terjadi.

Atas kejadian menggemparkan ini, begini penjelasan Kapolres Kebumen, AKBP Titit Hastuti, lewat Kasubbag Humas, AKP WIlly Budiyanto.

Secarik surat beserta gelas tersebut ditemukan polisi di lokasi kejadian.

Ternyata, kedua barang tersebut menguatkan dugaan bahwa telah terjadi aksi bunuh diri.

Di Facebook, ramai beredar postingan terkait kejadian ini.

Dalam postingan tersebut dijelaskan seperti ini.

Secarik kertas yang ditemukan tertindih gelas warna hijau itu, sebenarnya adalah sebuah surat wasiat sebelum melakukan aksi bunuh diri.

Sosok yang nekat mengakhiri hidupnya tersebut berinisial SJ.

Dia padahal baru berusia 49 tahun.

Sebelum tewas, SJ sempat menulis secarik surat wasiat.

Surat ini ditunjukkan kepada 2 anak dan istrinya.

Lalu, surat ini diletakkan di atas meja ruang tamu di rumah.

Dalam postingan Facebook dijelaskan bahwa gelas warna hijau tersebut adalah gelas plastik.

Namun yang bikin istimewa, cairan yang terkandung di dalamnya adalah sebuah racun.

Dalam surat wasiat, korban berusaha meminta maaf kepada anak beserta istrinya.

SJ ijin pamit karena akan meninggalkan keluarga untuk selama-lamanya.

Dalam surat wasiat, ternyata dirinya mengaku masih punya hutang di arisan.

Dia meminta agar keluarga melunasi hutang tersebut.

Semasa hidup, SJ berprofesi sebagai tukang parkir di Desa Kalitengah.

Saat kejadian ini terjadi, sang istri sedang berada di Jakarta.

Dirinya tengah merawat cucu dari anak pertama.

Sedangkan SJ tinggal di rumah bersama anaknya yang kedua.

Ternyata SJ punya saudara kembar.

Yono adalah saudara kembar SJ, juga memiliki umur yang sama

Dia menuturkan hari-hari sebelum kepergian saudaranya.

SJ sebelum ditemukan meninggal sering didatangi tukang tagih dari sebuah lembaga pembiayaan swasta.

Muncul dugaan kuat inilah penyebab SJ nekat mengakhiri hidup dengan cara menenggak racun.

Bagi yang penasaran dengan isi surat tersebut, berikut isi tulisannya.

"SILVI SUSAN MAMAKE"

"AKU MINTA MAAF"

"BOK ANA SALAH LUPUTE"

"JONO DIMAAFI YA"

"AKU AREP BALIK KE RAHMATULOH"

"AKU DUWE TANGGUNGAN ARISAN TOLONG"

"DIBERESI YA MAK"

"TERIMAKASIH"

"SELAMAT TINGGAL"

Beredar di Facebook | Facebook/Screenshot
Beredar di Facebook | Facebook/Screenshot (Grid.ID)

Kurang lebih akan berbunyi seperti ini bila diartikan dalam Bahasa Indonesia.

"Silvi, Susan, dan Mama."

"Saya minta maaf."

"Jika ada salah, Jono dimaafkan ya,"

"Saya akan menghadap ke Rahmatullah."

"Saya punya tanggungan arisan."

"Tolong diselesaikan ya, Ma."

"Terimakasih."

"Selamat tinggal."

Kabar mengejutkan ini beredar di Facebook dan diposting oleh akun bernama Yuni Rusmini hari sabtu (4/10/2017) sekitar jam 3 sore.

Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved