Gawat, Inggris Bakal Kekurangan Pasokan Sayur dan Buah

Inggris bakal kekurangan pasokan sayur dan buah apabila pemerintah gagal menyetujui kesepakatan Brexit.

Gawat, Inggris Bakal Kekurangan Pasokan Sayur dan Buah
Foto Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Inggris bakal kekurangan pasokan sayur dan buah apabila pemerintah gagal menyetujui kesepakatan Brexit.

Dalam sebuah laporan yang dikeluarkan oleh RSA bagian komisi pangan, pertanian, dan pedesaan, menyebutkan, 35 porsi makanan dan sayuran, yang direkomendasikan untuk dimakan, hanya satu porsi yang dibudidayakan di Inggris.

Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) menyarankan tiap individu mengonsumsi sayur atau buah sebanyak 80 gram setara dengan lima porsi per hari.

Dilansir dari The Guardian, Rabu (1/11/2017), Direktur Komisi Pangan RSA, Sue Pritchard mengatakan, aksi Brexit menawarkan kesempatan besar bagi Inggris untuk memperbaiki pertanian dan suplai pangan.

Namun, belum adanya kesepakatan Inggris keluar dari Uni Eropa, justru berdampak buruk di sektor pangan.

"Akan ada penundaan pengiriman barang di pelabuhan dan menganggu seluruh sistem pasokan pangan. Dampaknya akan sangat cepat," katanya.

Penelitian itu juga menemukan sebanyak 11 porsi buah dan sayur didatangkan dari negara anggota Uni Eropa lainnya. Sementara, 7 lainnya berasal dari berbagai negara di seluruh dunia.

Ada sekitar 9 jenis sayur dan buah yang tumbuh di Inggris. Jumlah itu setara dengan kebutuhan satu porsi asupan kebutuhan sayur dan buah bagi orang Inggris.

"Jika belum ada kesepakatan, maka sistemnya akan rapuh dan berdampak pada suplai pangan di Inggris," ucap Pritchard.

Mayoritas petani mendukung Inggris keluar dari Uni Eropa, tapi masalah lain justru muncul, yaitu terkait pekerja.

Halaman
12
Editor: David_Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved