Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Budiman Sudjatmiko: Bangun Bangsa Dari Desa

Dua anggota DPR RI menjadi pembicara pada Shaad Weekly Talks, Sabtu (28/10) sore di Shaad Coffee

Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Andrew_Pattymahu
HANDHIKADAWANGI
Dua anggota DPR RI menjadi pembicara pada Shaad Weekly Talks, Sabtu (28/10) sore di Shaad Coffee. Diantaranya Yayat Yulmaryatmo Biaro dari komisi IX dan Budiman Sudjatmiko dari komisi VIII. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dua anggota DPR RI menjadi pembicara pada Shaad Weekly Talks, Sabtu (28/10) sore di Shaad Coffee. Diantaranya Yayat Yulmaryatmo Biaro dari komisi IX dan Budiman Sudjatmiko dari komisi VIII.

Para peseruput kopi pergerakan diantaranya penulis, mahasiswa, budayawan, tokoh masyarakat, psikolog, politisi, birokrat, akademisi, pengusaha, aktivis dan dari berbagai elemen lainnya tampak antusias mengikuti diskusi ringan tersebut.

Budiman menyampaikan beberapa hal lebih kepada bagaimana membangun bangsa ini diawali dari membangun desa.

"Desa sudah mendapat bantuan dalam hal modal untuk membangun. Tinggal bagaimana kita meningkatkan sumber daya manusia masyarakat desa. Kalau perlu “belilah” para Intelektual untuk belajar kepada mereka dalam membangun desa. Misalnya pakar IT, manajemen, pertambangan, pertanian, dan lain lain," ujar dia.

Saat ini lanjut dia, bukan lagi hanya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Melainkan Badan Usaha Milik Antar Desa (BUMADes).

"Kami sudah membina ada 25 BUMADes se Indonesia. Dan BUMADes yang kami bina semuanya berhasil. Sudah ada yang sampai bisnis besar. Ada yang sudah menjadi distribusi semen, ada yang jadi EO, ada yang jadi supporter jalan tol dan menang tender," ujar dia.

Nantinya kata dia calon gubernur, hingga calon presiden kedepan akan memperhitungan desa.
Nanti kalau desa sudah berjejaring, bekerja, dan berinovasi. Maju bersama, setara dan berbagi bersama.

"Musuh kita adalah orang yang nggak mau belajar. Musuh kita adalah orang yang bodoh. Bagi yang sementara di kota ayo kembali ke desa. Karena BUMADes bisa menjadi gerakan politik yang bisa menghadirkan pemuda yang progresif," ujar dia.

Budiman yang dikenal selalu berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan desa, menyatakan pada saat ini kita seharusnya meracik obat yang pas untuk mengatasi kesenjangan yang ada di negeri ini.

Budiman menyatakan, dalam rangka Sumpah Pemuda, ia mencita- citakan menjadikan Indonesia semakin maju dengan membangun dari desa, desa bisa menjadi solusi dalam mengatasi kesenjangan yang terjadi saat ini.

Wakil rakyat ini juga menegaskan keberagaman yang terbangun selama ini sudah tidak ada masalah lagi, terutama soal suku, ras dan agama, kecuali dipolitisasi oleh politisi yang berkepentingan. Kemiskinan, katanya, harus diatasi agar tidak terjadi kesenjangan

Sementara itu Yayat Yulmaryatmo Biaro memaparkan sedikit beberapa perubahan yang terjadi saat ini di negara kita.

"Perubahannya paling tidak alasan malas ngaji dari masyarakat karena jalannya becek di kampung, sekarang sudah tidak. Karena jalannya sudah bagus dibangun dengan dana khusus untuk desa
Jadi semestinya harus lebih religius," ujar dia. (dik)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved