2.590 Porsi Mujair Woku dari Minahasa Cetak Rekor Muri

Kabupaten Minahasa juga tak mau ketinggal dengan Kota Tomohon yang meraih rekor nasi jaha terpanjang.

2.590 Porsi Mujair Woku dari Minahasa Cetak Rekor Muri
tribun manado
Bupati Minahasa Jantje Sajow bersama Jusuf Ngadri Senior Manajer Muri memesiksa menu mujair woku di Benteng Moraya, Jumat (27/10/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Kabupaten Minahasa juga tak mau ketinggal dengan Kota Tomohon yang meraih rekor nasi jaha terpanjang. Museum Rekor Indonesia (Muri), Jumat (27/10), mencatat Minahasa meraih rekor memasak mujair woku belanga terbanyak.

Kegiatan itu dipusatkan di kawasan Benteng Moraya Minahasa.
Area wisata ini tak ubahnya dapur umum. Banyak kompor gas, meja, dan bahan makanan, layaknya dapur di rumah yang dipindahkan ke Benteng Moraya.

Semua disiapkan dari kacamatan, kelurahan dan desa, serta sekolah. Mereka membuat membuat masakan berbahan dasar mujair dan nike.
Ada sekitar 400 meja yang disiapkan mengelilingi kawasan Benteng Moraya, meja yang digunakan pun sudah dihiasi oleh masing-masing peserta lomba memasak ikan mujair woku, ikan goreng, dan nike olahan.

Semua dilombakan dan dinilai mulai dari hiasan, cara menghidangkan, hingga rasa yang dihasilkan.
Saat waktu dimulai, peserta langsung mengolah bahan makanan mereka dengan bahan yang mereka bawa dari rumah.

Beberapa jam kemudian, mereka selesai memasak, penilaian dilakukan Bupati Minahasa Jantje Sajow bersama jajaran dan Jusuf Ngadri Senior Manajer Muri.

Namun dari Muri melakukan penilaian khusus untuk masakan mujair woku belanga. Semua meja dikunjungi satu persatu, bahkan Ngadri terlihat mengabadikan gambar masakan woku belanga.
Lomba dan penilaian rekor Muri tersebut dilakukan dalam rangka HUT ke-589 Minahasa dan Festival Danau Tondano.

Setelah mengunjungi semua, Ngadri mengumumkan bahwa Minahasa mencatatkan diri sebagai peraih Muri kategori sajian masakan mujair woku terbanyak.
"Terima kasih, ini suatu yang luar biasa antusiasme masyarakat Minahasa, saya sudah saksikan bagaimana mereka membuat masakan khas Minahasa mujair woku belanga," jelasnya.

Ia berharap apa yang telah dilakukan bupati Minahasa semuanya dilanjutkan dan diberkati oleh Tuhan.
"Sudah banyak rekor yang tercatat di Sulut, dan ini merupakan pencatatan karya yang luar biasa agar lebih memotivasi untuk membangun bangsa," jelas dia.

Ia menjelaskan, terhitung ada 2.590 porsi ikan mujair woku belanga yang disajikan. "Itu masuk dalam catatan rekor Muri hari ini, sebagai sajian masakan terbanyak dari mujair," jelasnya.
Sertifikat rekor Muri tersebut langsung diserahkan kepada Bupati Minahasa Jantje Sajow di lokasi Benteng Moraya.

"Ini suatu kebanggaan jelang hari ulang tahun Minahasa, kita berhasil memecahkan rekor yang awalnya kita cari yang sesuai dengan yang dekat dengan masyarakat, akhirnya kita temukan yang sesuai dengan keinginan masyarakat yaitu masakan mujair woku belanga," jelasnya.

Ia menambahkan, sebenarnya saat penilaian hendak mengetahui masakan woku belanga mana yang paling enak, namun tidak mungkin merasakan satu-satu lantaran banyak sekali.
"Diharapkan nantinya masyarakat bisa membuat masakan woku belanga yang enak," jelas dia.

Nantinya akan dibuat lomba masakan dari semua daerah di Minahasa.
"Kita akan cari makanan siapa yang enak, dan nanti bisa dijual di kawasan Benteng Moraya," ujarnya.
Penghargaan tersebut diberikan bekerja sama dengan kakigatal production yang juga diberikan penghargaan oleh Muri. *

STORY HIGHLIGHTS
* Masakan berbahan dasar mujair dan nike
* Ada 400 meja yang disiapkan
* Mujair woku, ikan goreng, dan nike olahan
* HUT Minahasa dan Festival Danau Tondano

Penulis: Alpen_Martinus
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved