Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

KPOP

Hanya karena Cemburu, Apink Terima Teror Bom!

Setelah berkali-kali melakukan teror pada Apink, pihak Interpol akhirnya turun tangan

Editor:
kprofiles.com
Apink 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhir-akhir ini girl grup Apink sering mendapatkan ancaman bom dari sosok pria misterius yang mengaku sebagai fansnya.

Pria ini kabarnya merasa cemburu karena rumor yang mengatakan salah satu member Apink pacaran dengan seorang artis rookie.

Setelah berkali-kali melakukan teror pada Apink, pihak Interpol akhirnya turun tangan.

Mereka sudah mengantongi identitas si pelaku.

Dilansir Grid.ID dari Allkpop, pihak Interpol sekarang sedang mengambil ancang-ancang untuk menangkap pelaku.

Ancaman bom ini sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu.

Kejadian pertama terjadi di dorm mereka dan kejadian berikutnya saat Apink tampil di Music Bank.

Pada Kamis (19/10/2017), Naeun Apink mendapat teror serupa saat menghadiri acara reuni dan donasi di Universitas Dongguk.

Lalu, pada Jumat (20/10/2017) Park Chorong juga diancam dengan bom ketika diundang di acara Bucheon International Animation Festival.

Pihak polisi yang datang ke TKP segera menyisir setiap ruangan.

Namun, tak ditemukan benda-benda mencurigakan seperti bom.

Menurut pihak Interpol, pelaku adalah orang luar negeri.

Dia merupakan blasteran antara Korea dan Amerika.

"Pelaku adalah orang Korea-Amerika, jadi sedikit sulit untuk melacaknya.

Saat pelaku menelpon polisi, dia menyembunyikan nomornya, tapi kami tahu itu adalah panggilan internasional," kata perwakilan Interpol seperti dikutip Grid.ID dari Allkpop.

Dilansir Grid.ID dari Asianjunkie, si pelaku tercatat sebagai warga negara Kanada.

Pihak kepolisian Korea Selatan kini sudah bekerja sama dengan kepolisian Kanada untuk menangkap pelaku. (*)

Artikel ini telah tayang di grid.id berjudul : Terungkap! Polisi Sudah Mengetahui Identitas Peneror Bom Apink

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved