Kabasaran
Tarian Kabasaran - Wanita Pun Ikut Lomba
Salah satu ormas adat yang memiliki ribuan anggota di Sulut, yakni Miliis Waraney mengadakan lomba Tarian Kabasaran,di Desa Sea Kabupaten Minahasa
Penulis: Nielton Durado | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu ormas adat yang memiliki ribuan anggota di Sulut, yakni Miliis Waraney mengadakan lomba Tarian Kabasaran, Minggu (22/10) di Desa Sea Kabupaten Minahasa, sekitar pukul 17.00 Wita sore tadi.
Lomba ini diikuti oleh empat kelompok tarian Kabasaran, yakni Makasiow Lolombulan Asal Tenga Minahasa Selatan, Tumou Tou Tomohon, Guaan yang berasal dari Perbatasan Modoinding Minahasa Selatan, dan Maesaan Ranowangko dari Tanawangko Minahasa.
Bahkan, dari empat peserta yang ikut dalam lomba tersebut ada juga satu peserta tarian Kabasaran yang semua anggotanya perempuan.
Mereka adalah tarian Kabasaran Tumou Tou dari Tomohon. Lentingan parang dan tombak dari para wanita ini mampu membuat para penonton ikut menjauh karena takut akan senjata mereka.
Menurut Audy Malonda, Panglima Besar Milisi Waraney ketika ditemui awak media kegiatan ini merupakan perayaan hari ulang tahun (HUT) dari ketua DPP Wulan Waraney, Vera Tombeng yang ke - 45.
"Jadi kami putuskan untuk melakukan kegiatan budaya, agar nilai-nilai kebudayaan asli Sulut tetap terjaga," ujar dia.
Ia menambahkan bahwa kedepannya, masih banyak lagi kegiatan yang akan dilakukan oleh Milisi Waraney.
"Intinya tidak hanya sampai disini, kedepannya masih banyak lagi kegiatan yang akan kami buat," ucap dia.
Audi juga menegaskan bahwa keberadaan Milisi Waraney sampai saat ini, adalah untuk menjaga eksistensi dari persatuan yang ada di tanah Toar Lumimuut.
"Kami juga menegaskan bahwa siap mengawal NKRI, karena NKRI adalah harga mati," tandasnya. (nie)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kabasaran_20171022_190239.jpg)