Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Paroki Santa Ursula Watutumou Rayakan Pesta Pelindung

"Santa Ursula mampu memberi kesaksian. Dengan memberi kesaksian iman dimurnikan," ujarnya.

Penulis: | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNMANADO/DAVID MANEWUS
Seorang Orang Muda Katolik (OMK) ikut misa pesta pelindung, pada Sabtu (21/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Manado David Manewus

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Paroki Santa Ursula Watutumou merayakan Pesta Pelindung, Sabtu (21/10/2017) di gereja paroki.

Perayaan dilaksanakan dalam bentuk misa syukur yang dipimpin oleh pastor paroki Pastor Frans Mangundap.

Pastor Frans mengatakan banyak yang tidak mampu memberi kesaksian iman. Apalagi jika berada dalam posisi minoritas.

"Santa Ursula mampu memberi kesaksian. Dengan memberi kesaksian iman dimurnikan," ujarnya.

Pastor Frans mengatakan iman itu memurnikan hati. Teladan Santa Ursula dalam iman akhirnya diikuti oleh Santa Angela Merici.

"Santa Ursula saat diminta menyangkal imannya dan ingin dirampas keperawanannya, Santa Ursula bertahan. Ia akhirnya mati dibunuh," ujarnya.

Di tahun 1155, relikwinya ditemukan di Koln, Jerman. Baginya bukan sisi historis yang penting imannya.

"Ursula merupakan orang kudus yang memperjuangkan imannya sampai titik darah penghabisan. Banyak orang karena tekanan duniawi, intimidasi, popularitas, karir, dan perkawinan meninggalkan iman," ujarnya.

Ia mengatakan Anak Manusia juga telah memberikan contoh iman yang sempurna dalam hidupnya. Abraham juga telah memberikan contoh.

"Saat sudah tua, ia terus memelihara pengharapan. Kesatuan Abraham dengan Allah diperlihatkan juga Ursula," katanya.

Ia mengatakan banyak orang rela kehilangan harga diri demi popularitas duniawi. Hal  itu katanya sering dilakukan dalam hal kecil.

"Ada yang malu buat tanda salib. Nomorsatukan Tuhan seperti Santa Ursula," katanya. 

 
 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved