Kejari Manado Penjarakan DPRD ‘Nyabu’ Asal Minsel

Anggota DPRD Minahasa Selatan berinsial RL (38) dijebloskan ke Rumah Tahanan Malendeng, Manado, Selasa (17/10).

Kejari Manado Penjarakan DPRD ‘Nyabu’ Asal Minsel
tribun manado
Rosemerry, Anggota DPRD Minsel (kaca mata) yang terlibat kasus sabu dikawal petugas di kantor Kejari Manado, Selasa (17/10/2017). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Minahasa Selatan berinsial RL (38) dijebloskan ke Rumah Tahanan Malendeng, Manado, Selasa (17/10).

Rosemerry tidak sendiri. Dia bersama lelaki berinisial JL alias Kiat (51). Keduanya terlibat kasus narkoba. Rosemerry dan Kiat resmi ditahan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado usai kasusnya dilimpahkan penyidik Polda Sulut, kemarin siang.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Manado, Sterry Andih, tak menyangkal kedua tersangka narkoba itu telah dijeblos ke Rutan Malendeng. Mereka dibawa menggunakan mobil tahanan Kejari.
“Semua warga negara sama di mata hukum. Ditahan untuk mempermudah proses persidangan di pengadilan,” kata Andih.

Politisi Partai Gerindra ini dan seorang pria sebelumnya ditangkap Ditres Narkoba Polda Sulut.
Keduanya hanya menjalani proses rehabilitasi di RS Bhayangkara Manado. Selasa kemarin, kasus kedua tersangka yang diduga memiliki hubungan spesial ini dilimpahkan ke Kejati Sulut oleh penyidik Narkoba Polda.
Setelah itu, keduanya dibawa ke Kejari Manado untuk pemberkasan selanjutnya.

Rosemerry dan Kiat kaget lantaran jaksa tidak memulangkan mereka. Keduanya malah dikirim ke Rutan Malendeng sore harinya.
Sebelumnya, Direktur Reserse Narkoba Polda Sulut, Kombes Pol Wihastono Pranoto, menyatakan, status keduanya hanya direhabilitasi lantaran ada permintaan dari keluarga.

Permintaan itu pun diajukan ke Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Sulut kemudian disetujui bersama pihaknya. Bersama berkas perkara, keduanya diserahkan ke panti rehabilitasi.
Diungkap Wihastono, Roosmerry yang beralamat di Desa Pakuweru, Kecamatan Tenga, Minsel dan Kiat yang bertempat tinggal di Desa Popontolen, Kecamatan Tumpaan, Minsel, dibekuk 5 Agustus lalu.

Kronologisnya, Ditres Narkoba menerima informasi bahwa ada warga yang sedang mengkonsumsi sabu.
Tim yang dikomandani AKBP Danny Palit kemudian melakukan penangkapan terhadap tersangka Kiat di jalan raya Tanawangko, sekira pukul 22.25 Wita. Ketika digeledah, polisi mendapati adanya sisa narkotika yang sudah dipakai dalam tabung dan alat pakai.

Dari hasil interogasi, tersangka mengaku barang haram itu berasal dari apartemen yang berlokasi di Manado.
Tim pun meluncur ke apartemen ini. Ternyata di dalam kamar, petugas mendapati tersangka Roosmery.
Kata Direktur, keduanya bukanlah pasangan suami istri. Polisi juga melakukan penggeladahan kamar dan mendapayi satu paket sabu seberat berat 0,15 gram beserta alat pakai.

AKBP Palit Cs kembali melakukan pengembangan dan menemukan lagi barang bukti 0,43 gram di dalam mobil Kiat. Keduanya pun langsung digelandang ke markas Ditres Narkoba.
Adapun babuk yang disita berupa satu ponsel, satu paket sabu, dua pipet, dua sedotan serta dua tabung kaca. *

STORY HIGHLIGHTS
* Kiat ditangkap di Tanawangko pada 5 Agustus
* Polisi mendapati Roosmery di apartemen
* Para tersangka dibawa RS Bhayangkara
* Keduanya diserahkan ke panti rehabilitasi
* Dijeblos ke Rutan Malendeng, Selasa (17/10)

Penulis: Nielton Durado
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved