Menu Pengucapan Syukur ala Hotel Bintang Lima di Bitung
Bila pengucapan di Minahasa identik dengan makanan ekstrim, pengucapan di Bitung menyuguhkan makanan berkelas hotel bintang lima.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Arthur Rompis
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Bila pengucapan di Minahasa identik dengan makanan ekstrim, pengucapan di Bitung menyuguhkan makanan berkelas hotel bintang lima.
Makanan tersebut adalah sashimi. Di hotel-hotel bintang lima,
Sashimi adalah makanan mewah dengan harga super mahal. Namun makanan asli jepang itu biasa disajikan dalam pesta di Bitung.
Banyak warga Bitung menyiapkan sashimi sebagai menu utama pengucapan.
"Kita siapkan sashimi," kata Markus warga Kelurahan Kasawari.
Menurut Markus, Sashimi dibuat warga dengan bumbu aslinya yakni ikan tuna segar kecap, wasabi serta jahe.
Ditambah bumbu tertentu agar punya rasa Bitung. "Kami sebutnya sashibi," kata dia.
Dikatakan Markus, sashimi telah jadi makanan khas masyarakat setempat. Makanan tersebut biasa disajikan saat ada acara, dimakan beramai - ramai.
"Saat pengucapan kami khusus siapkan bagi tamu yang berasal dari Manado," kata dia.
Camat Madidir Rio Karamoy menyatakan, warga dalam pengucapan kali ini disuguhi makanan khas Bitung yang tak ada di tempat lainnya seperti sashimi dan gohu cakalang.
Ungkap Rio, sashimi adalah makanan jepang yang sudah menyatu dengan masyarakat Bitung.
Makanan itu, sebut dia, jadi simbol budaya bitung yang baharu serta heterogen.
"Karena di Bitung banyak sekali ikan tuna," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pengucapan-syukur_20171008_154345.jpg)