Warga Bitung Alami Pemadaman Lampu Berulang-ulang
Sejumlah warga Bitung tak bisa menikmati kemeriahan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) dikarenakan listrik padam.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sejumlah warga Bitung tak bisa menikmati kemeriahan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) dikarenakan listrik padam. Pemadaman merata di sejumlah wilayah.
Warga jengkel karena pemadaman terjadi berulang - ulang dalam tempo yang cukup lama.
Asri pemilik kios ikan bakar di Girian mengaku banyak pelanggan batal makan gara - gara lampu sering padam.
"Saat malam hari, banyak tamu, tapi baru saja pesan, lampu sudah padam, tamu pun jadi enggan makan," kata dia.
Sebut dia, pemadaman tejadi sejak subuh.Terlama pada pagi hari.
"Saat itu padam hingga tiga jam," kata dia.
Budiman pemilik toko foto kopi
mengaku gemas karena lampu mati di saat banyak order.
"Banyak pelanggan sehubungan FPSL namun apa daya lampu mati," beber dia.
Saking seringnya lampu padam, Budiman sampai menutup usahanya padahal hari masih siang.
Ia tak mau ambil resiko peralatan rusak.
"Semenit nyala, habis itu mati, lalu dua menit kemudian nyala eh mati lagi," kata dia.
Yang membuat heran, lampu mati di saat FPSL.
"Kok saat hari istimewa ini lampu padam," tanyanya.
Amatan Tribun di lokasi sekitar pelaksanaan FPSL justru tak ada pemadaman listrik.
Acara berlangsung tanpa dihambat pemadaman listrik.
Itu memunculkan dugaan jika listrik padam gara gara disuplai untuk acara FPSL.
Sayangnya hingga berita diturunkan, pihak PLN belum bisa dikonfirmasi.
Kantor PLN sudah tutup kala Tribun datang sore hari.
Humasnya pun tak bisa dihubungi.(art)