BNI Terus Perbanyak Agen46

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terua memperbanyak agen46 di Wilayah Manado.

BNI Terus Perbanyak Agen46
kontan
Bank BNI

Laporan Wartawan Tribun Manado Herviansyah

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terua memperbanyak agen46 di Wilayah Manado. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, untuk mendapatkan pelayanan perbankan tanpa kantor.

"Kami terus memperbanyak agen46 untuk lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar CEO PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, Eko Setiawan beberapa waktu lalu.

Apalagi Brancless banking atau jika program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ​​​Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) memiliki peran strategis di masyarakat, dalam literasi industri jasa keuangan. Sehingga diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan industri jasa keuangan.

Wilayah kerja Manado yang terdiri dari empat provinsi, yaitu Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) saat ini memiliki sebanyak 1.500 Agen46. Jumlah tersebut akan terus diperluas. "Apalagi hal tersebut merupakan program pemerintah," ungkapnya.

Sedangkan untuk menjadi Agen46 saat ini tidak hanya diperuntukan perorangan saja, melainkan juga korporasi, seperti saat ini dengan Multimart yang di launching pada Senin (2/10). Nantinya seluruh cabang Multimart sudah bisa melayani transaksi perbankan seperti menabung, mengambil tunai, membeli pulsa, listrik, maupun yang lainnya. Hal ini sejalan dengan1 semangat BNI DigiNation.

 Sebelumnya BNI telah meluncurkan program "BNI Digination" yang menjadi sebuah gerakan di seluruh wilayah operasional BNI untuk membantu percepatan literasi transaksi keuangan secara digital bagi masyarakat Indonesia, terutama yang memiliki akses terbatas ke lembaga keuangan. Gerakan ini akan membuka kesadaran publik bahwa teknologi digital dapat diaplikasikan dengan sebaik mungkin dalam meningkatkan kesejahteraan bersama masyarakat Indonesia secara umum. 

Beberapa produk digital yang dikembangkan oleh BNI antara lain UNIQKU, BNI Kredit Digital (Digital Loan), BNI Vision, BNI e-Collection, BNI Digital Services, hingga Dashboard Bansos. 

Melalui BNI Digination, BNI menyiapkan semua layanan yang memungkinkan publik untuk aktif menjadi penyedia layanan keuangan. BNI membuat setiap orang layak menjadi bankir, meskipun tidak memiliki pengalaman atau pengetahuan awal sebagai bankir. "Di masa mendatang, tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani oleh bank, karena BNI adalah Digital," ungkapnya.

Head Network and Services BNI Kanwil Manado, Dewanta Ary Wardhana mengungkapkan BNI terus mendukung program pemerintah, untuk pembangunan. Apalagi BNI merupakan bank milik pemerintah, pasti mendukung program untuk kesejahteraan masyarakat, seperti Laku Pandai atau Branchless Banking melalui Agen46.

Terpisah, Kepala OJK Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara (Sulutgomalut) terus melakukan sosialisasi  Laku Pandai. Hal ini karena memiliki manfaat yang besar di masyarakat, apalagi di daerah yang jauh dari jangkauan kantor bank.

Terlebih, Sulut merupakan daerah kepulauan yang seringkali daerah-daerah tersebut terbatas akses perbankan. Dengan ketersediaan agen Laku Pandai akan sangat membantu masyarakat.
 "Agen laku pandai di Sulut bukan hanya di kabupaten/kota di daratan, tapi juga sampai Kabupaten kepulauan," katanya. (erv)

Penulis: Herviansyah
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved