Kota Manado Butuh Banyak Ruang Terbuka Publik
Masyarakat Kota Manado memerlukan ruang terbuka publik agar dapat berinteraksi satu sama lain.
Penulis: Handhika Dawangi | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado Handhika Dawangi
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Masyarakat Kota Manado memerlukan ruang terbuka publik agar dapat berinteraksi satu sama lain.
Di Manado memang sudah ada, namun perlu ditambah lagi. Begitu menurut Ridwan Pujiyanto.
Baca: Manado Minim Ruang Terbuka Hijau, Ini Kata Pengamat Sosial Mahyudin Damis
"Ruang terbuka publik untuk olahraga sangat penting ada di tiap kecamatan. Jangan hanya di satu titik saja," ujar warga Lingkungan IX Politeknik Kelurahan Kairagi Dua Kecamatan Mapanget, Selasa (3/10/2017) malam.
Lanjut dia, selama ini dirinya masih kesulitan pergi ke tempat olahraga yang disediakan pemerintah di Lapangan Sparta Tikala. "Selama ini torang (kami) harus ke Lapangan Tikala. Selain jarak, tempat olahraga publik jadi terbatas," ujarnya.
Baca: Jalur Hijau Boulevard Manado, Ada Jalan Untuk Sepeda
Hal senada dikatakan Mansila Moniaga. Menurut dia memang perlu dibuatkan tempat olahraga di tiap kecamatan agar masyarakat menjadi rajin berolahraga.
"Menurut saya tempat olahraga di tiap kecamatan memang perlu. Supaya banyak yang menjadi suka berolahraga karena sudah tersedia sarananya," ujar warga Dendengan Dalam Kecamatan Tikala ini.
Namun keinginan sejumlah masyarakat tersebut untuk dibuatkan sarana olahraga di setiap kecamatan tidak bisa langsung ditindaklanjuti oleh masyarakat. Baru satu lokasi yaitu di Lapangan Tikala.
Baca: Kurangi Kemacetan, ke Depan Hanya Bus Bisa Masuk Pusat Kota Manado
Kadispora Manado, Laurens Umboh, mengatakan, mengenai tempat olahraga tidak serta merta bisa langsung dibangun. Harus melalui proses.
"Untuk sarana prasarana olahraga itu sesuai kebutuhan masyarakat yang diajukan melalui musrembang kecamatan. Jadi nanti bisa diketahui kecamatan mana yang mengusulkan untuk sarana olahraga di musrembang tingkat kota," ujar Laurens.
Lanjut kadis, saat ini lahan pemerintah kota Manado sangat terbatas, untuk itu perlu usulan masyarakat.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya misalnya di Malalayang kompleks kantor camat dan ada beberapa kecamatan lain yang usulannya dicatat di bidang aset kota," ujar dia.
Laurens menambahkan untuk tahun 2017 hanya satu tempat yang disediakan fasilitas olahraga yaitu di Lapangan Sparta Tikala.
"Untuk tahun 2018 infrastruktur sarana olahraga menyesuaikan dengan hasil musrembang kota. Sementara dibahas di tim anggaran kota," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/peduli-bencana_20161108_095333.jpg)