Hari Batik Nasional, Ratusan ASN Bolsel Mengenakan Batik Pinahangi
"Kita memiliki Batik Pinahangi yang merupakan kebanggaan daerah," kata Bupati.
Penulis: | Editor: Aldi Ponge
Laporan Wartawan Tribun Manado, Felix Tendeken
TRIBUNMANADO.CO.ID, MOLIBAGU - Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggunakan pakaian batik 'Pinahangi' dalam apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2017 yang dilaksanakan pada hari Senin (2/10/2017) di kawasan perkantoran Panango.
Batik Pinahangi yang telah menjadi ikon daerah Bolsel digunakan serentak hari ini, sesuai intruksi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey, dan Bupati Hi Herson Mayulu.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Bupati Herson mengatakan merasa bangga karena batik Pinahangi menjadi ciri khas daerah dalam berpakaian khususnya di Hari Batik Nasional.
"Kita memiliki Batik Pinahangi yang merupakan kebanggaan daerah," kata Bupati.
Herson menjelaskan, penggunaan batik Pinahangi bukan hanya di Bolsel semata, melainkan sudah digunakan dalam kalangan yang luas di Provinsi Nyiur Melambai.
Batik Pinahangi sudah menjadi rebutan warga luar Bolsel untuk digunakan tertentu. "Saya sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulut, memberikannya kepada seluruh Imam - Imam di Sulut untuk digunakan bersama," kata Bupati.
Herson berharap Batik Pinahangi yang sudah menjadi ciri khas daerah dipertahankan oleh seluruh ASN, terlebih khusus masyarakat Bolsel.
Bila perlu dapat diperkenalkan lebih luas lagi, bukan hanya di dalam daerah melainkan secara Nasional dan Internasional.
"Agar Bolsel lebih dikenal dengan ciri khas budaya Batik Pinahangi," jelas Bupati.
Kepala Bidang (Kabid) Promosi Wisata, Delfian Giputra Thanta, mengatakan setiap kali ada kegiatan pariwisata baik didalam daerah maupun luar daerah batik tersebut selalu diperkenalkan.
"Ini adalah sebuah kebanggaan dan harus terus diperkenalkan," tukas Delfian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/asn-bolsel_20171002_172857.jpg)