Krisis Rohingya

Derita Tak Berkesudahan, Kali Ini Pengungsi Rohingya Alami Kejadian Memilukan Ini

Fazlul Karim mengatakan, sudah ditemukan 14 mayat yang terdampar ke daratan. Ada kekhawatiran jumlah korban tersebut akan meningkat.

EPA/STRINGER
Pengungsi Rohingya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sedikitnya 10 anak dan empat perempuan dewasa tewas, saat sebuah kapal yang membawapengungsi Rohingya dari Myanmar ke Banglades, terbalik Kamis (28/9/2017).

Kecelakaan itu menjadi bencana terbaru yang terjadi di tengah rencana kunjungan utusan Perserikatan Bangsa-bangsa ( PBB) wilayah konflik di negara bagian Rakhine, Myanmar.

Di tempat kecelakaan tersebut, saksi dan korban selamat mengatakan, kapal tersebut terbalik hanya beberapa meter dari pantai.

Perahu menghantam benda keras di dasar air, hingga terbalik.

"Mereka tenggelam di depan mata kami," kata Mohammad Sohel, seorang saksi dekat lokasi kejadian.

"Beberapa menit kemudian, ombak menggulung tubuh para korban ke pantai."

Nurus Salam, seorang korban selamat mengaku berangkat ke Bangladesh dari sebuah desa pesisir di Myanmar pada Rabu malam, bersama istrinya.

 Namun sang istri tewas dalam musibah tersebut, bersama satu anak mereka. 

"Perahu itu menabrak sesuatu yang berada di dasar air, saat mendekati pantai. Lalu terjadilah musibah itu," kata Nurus Salam kepada AFP.

Seorang korban selamat lain terlihat menangis di pantai. Dia mengaku kehilangan orangtua dan anak-anaknya dalam musibah itu.

Halaman
12
Editor:
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved