7 Mitos yang Harus Berhenti Dipercaya, Nomor 4 Sering Dipakai Menakuti Anak Kecil
Sejak kecil, kita sudah banyak membaca dan mendengar banyak 'fakta' yang sebenarnya tak pernah kita ragukan.
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID - Sejak kecil, kita sudah banyak membaca dan mendengar banyak 'fakta' yang sebenarnya tak pernah kita ragukan.
Namun, banyak di antaranya adalah tipu muslihat.
Berikut ini ada 7 kesalahapahaman umum atau mitos yang beredar di masyarakat yang seharusnya kamu berhenti mempercaiyanya.
7. Sabun batang membunuh bakteri
Sebenarnya, sabun hanya mencuci bakteri tanpa membunuhnya. Jadi apa yang dilakukan sabun? Mencuci tangan dengan sabun membuat mereka 'gemuk', di mana sabun batang merupakan tempat berkembang biak bagi bakteri.
6. Jika menelan sepotong permen karet, itu akan tinggal di perut selama 7 tahun.
Sebenarnya, meskipun dasar kental permen karet tidak rentang terhadap asam lambung dan tidak larut di dalamnya, ia dikeluarkan dari tubuh secara alami melalui kontraksi otot pada pertu.
5. Menyentuh kodok bisa membuat kutil
Sebenarnya, kutil adalah pertumbuhan jikan yang disebabkan oleh human papilomavirus. Kamu bisa mendapatkannya di tempat umum atau melalui kontak dengan penderita.
4. Rambut dan kuku tumbuh setelah kita meninggal
Sebenarnya, setelah seseorang meninggal, kulit mereka menjadi dehidrasi dan berkontraksi, yang menciptakan ilusi pertumbuhan kuku dan rambut. Hal inilah yang sering dipakai orang tua untuk menakut-nakuti anak-anak atau menjadi imajinasi dari anak-anak tentang sosok hantu.
3. Tembok besar Cina terlihat dari ruang angkasa
Sebenarnya, meskipun panjang Tembok Besar Cina lebih dari 4.300 mil (7 ribu km), sulit dilihat dari luar angkasa, karena warnanya menyatu dengan alam.
Kamu bisa melihat dinding hanya di bawah kondisi cahaya dan cuaca tertentu, dan bahkan hanya dari orbit rendah. Jaln raya, di sisi lain, bisa dibedakan lebih sering.
2. Antibiotik membunuh virus
Sebenarnya, antibiotik hanya berhubungan dengan bakteri, membunuh mereka atau menghentikan reproduksi mereka.
1. Duduk di dekat TV memperburuk penglihatan
Sebenarnya, tidak ada bukti untuk ini, namun duduk di dekat dan menonton TV terlalu banyak bisa menyebabkan kelelahan mata. (brightside)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/berhenti-percaya-mitos_20170926_120435.jpg)