Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ditikam Pria Misterius, Alan Hanya Ingat Satu Hal ini

Alan Kaawoan (18), warga Kelurahan Pakowa, Lingkungan satu, Kecamatan Wanea, harus dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Manado.

Penulis: Nielton Durado | Editor: Siti Nurjanah
Tribratanews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Manado Nielton Durado

TRIBUNMANADO.CO.ID - Alan Kaawoan (18), warga Kelurahan Pakowa, Lingkungan satu, Kecamatan Wanea, harus dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Manado.

Pasalnya, pada saat pemuda tersebut menerima telepon dipinggir jalan, ia langsung ditikam oleh lelaki yang tak dikenalinya.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Ranotana Weru, Kecamatan Wanea, sekira Sabtu (23/9) sekitar pukul 00.30 Wita.

Awalnya korban yang sedang mengemudikan sepeda motor mendapat telepon dari seseorang.

Korban pun berhenti dan memarkirkan motornya dan menerima telepon tersebut.

Tak lama berselang, muncul motor berboncengan tiga orang mendekati korban.

Salah seorang dari tiga pelaku tersebut lalu turun dari sepada motor dan langsung menikam korban.

Tikaman tersebut mengenai punggung sebelah kanan dari tubuh korban.

Alan kemudian jatuh dari motor dan merintih kesakitan.

Melihat korban sudah bersimba darah ketiga orang tersebut langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

"Yang saya ingat sepeda motornya berwarna hijau," kata Alan.

Warga yang melihat korban jatuh ditepi jalan, lalu membawanya ke rumah sakit Bhayangkara Manado.

Kapolsek Wanea Kompol Johny Kolondam, ketika dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

"Masih kami selidiki lagi, tapi yang jelas laporannya sudah ada," tandasnya. (nie)

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved