Parade Baju Adat di HUT Sulut, Bupati Mitra tampil Beda Pakai Baju Perang

Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulut ke -53 digelar di Kantor DPRD, Gedung baru di Kairagi, Manado, Sabtu (23/9/2017) siang.

Parade Baju Adat di HUT Sulut, Bupati Mitra tampil Beda Pakai Baju Perang
RYO NOOR
James Sumendap 

Laporan wartawan Tribun Manado, Ryo Noor

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulut ke -53 digelar di Kantor DPRD, Gedung baru di Kairagi, Manado, Sabtu (23/9/2017) siang.

Uniknya pada peringatan kali ini, undangan rapat khususnya kepala daerah, Pimpinan serta anggota DPRD,  pejabat eselon II dan III wajib mengenakan pakaian khas daerah masing-masing.

Setidaknya ada tiga jenis model pakaiam adat terdiri dari etnis Minahasa, Sangihe dan Bolmong.

Pakaian adat ini dikenakan saat rapat paripurna istimewa.Dari sekian banyak pejabat, Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap tampil beda.Sumendap mengenakan pakaian khas tari perang kabasaran.

Warna merah mencolok, dengan topi burung lengkap dengan parang.Si Bupati nampak bangga dan sumringah saat tampil dengan pakaian itu.

Bahkan ia menggoyang-goyangkan parang membunyikan gemerincing di pegangan parangnya.

Pakaian adat dikenakan menyesuaikan dengan daerah asal. Namun gubernur, wakil gubernur dan Sekprov mengenakan pakaian adat mewakili 3 etnis.

Olly Dondokambey mengenakan pakaian adat Minahasa, StevenKandouw pakaian adar Bolmong dan Edwin Silangen mengenakan pakaian adat Sangihe. (ryo)

Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved