Bolsel - Berbekal Pisau hingga Parang, DLH Keroyok Rumput Liar di Desa Popodu
Berbekal pisau, parang, dan sampu lidi, mereka mencabut rumput yang tumbuh disepanjang jalur dua Desa Popodu.
Penulis: | Editor: Siti Nurjanah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Rumput liar yang tumbuh di pembatas jalan Desa Popodu, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dikeroyok oleh 20 orang petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jumat (22/9).
Berbekal pisau, parang, dan sapu lidi, mereka mencabut rumput yang tumbuh disepanjang jalur dua Desa Popodu.
"Kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap pekan sekali dalam kegiatan Jumpa Berlian (Jumat Pagi Bersih Lingkungan)," kata Kepala DLH, Muhamad Suja Alamri.
Kata dia, kali ini pihaknya menggerakan anggota DLH dengan jumlah besar, karena rerumputan tumbuh subur di musim hujan seperti saat ini.
"Target kami, dimana setiap desa yang kotor dibersihkan," kata dia.
Dimusim hujan seperti ini kata dia mudah muncul penyakit, untuk itu pihaknya juga mengerahkan masyarakat untuk bersama - sama membersihkan lingkungan.
"Hal seperti ini harus kita jadikan sebagai pola hidup," kata Suja.
Sementara itu dari pantauan Tribun Manado, ada satu unit motor bak berwarna kuning yang menjadi tempat penampungan sampah dan rerumputan.
"Kegiatan bersih bersih memang sangat penting dilakukan, bukan hanya didalam rumah, juga di lingkungan sekitar," jelas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolsel, dr Sadli Mokodongan.
Sadli sapaan akrabnya, mengajak masyarakat untuk terus berupaya menjaga kebersihan khususnya lingkungan sekitar.
"Kalau bersih tentu akan terhindar dari penyakit," tukasnya. (lix)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/petugas-dinas-lingkungan-hidup-dlh_20170922_124538.jpg)