Bantuan Beasiswa Program Anak Asuh Buktikan dengan Struk Belanja
Sejumlah masyarakat sangat antusias menyambut datangnya bantuan beasiswa program anak asuh.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
TRIBUNMANADO.CO.ID-Sejumlah masyarakat sangat antusias menyambut datangnya bantuan beasiswa program anak asuh.
Pemerintah Kota Kotamobagu melalui badan pengelola keuangan daerah (BPKD) secara bertahap melakukan penyaluran.
"Senang, bantuan ini mau digunakan untuk biaya praktek belajar di luar sekolah yaitu di perkantoran, akan pakai untuk ongkos dan makan setiap hari selama tiga bulan, serta beli sepatu," ujar Siti Utargiab siswa SMK 23 Maret Kota Kotamobagu kepada Tribun Manado, Jumat (22/9).
Meski sudah mendapat bantuan, Siti tak mau melewatkan jajan dari orang tua tetap diperoleh. Sudianto Manangin warga Kelurahan Upai, tak kalah bersyukur bisa menerima bantuan beasiswa program anak asuh. Dengan adanya bantuan ini kebutuhan untuk sekolah anak menjadis sedikit ringan.
"Biaya beli perlengkapan sekolah anak saya yang masih SD akan diambil dari beasiswa ini," tutur Sudianto. Menurutnya menerima bantuan kali ini untuk yang pertama kalinya, setelah melewati perekrutan di tingkat Desa.
Dijelaskannya proses penggunaan uang dari beasiswa ini tak boleh salah sasaran alias harus benar-benar membeli atau keluarkan untuk kebutuhan sekolah anak, jika salah penggunaan tahun berikutnya pemerintah melalui intansi terkait akan mengganti dengan orang lain alias mencoret nama penerima bantuan.
"Jadi misalnya beli seragam atau buku harus diambil struk belanjanya yang harus dimasukkan ke instansi yang mengurus, jadi bisa ketahui dan dilihat apakah warga penerima bantuan salah gunakan akan diketahui melalui struk pembelian," tukasnya.
Terpisah Moh Guntur Niu SE kepala Seksi Kemitraan Badan pengelola keuangan daerah (BPKD) Kota Kotamobagu menjelaskan, penyaluran bantuan beasiswa program anak asuh sudah selesai dilaksanakan di tiga Kecamatan Kotamobagu Utara, Timur dan Barat. "Mulai Jumat hari ini kami mulai di Kecamatan Komobagu Selatan Kelurahan Pobundayan dan Kelurahan Mondondow. Setelah ini akan berlanjut di Kelurahan lainnya pada waktu yang berbeda," kata Guntur disela mengawasi penyaluran.
Dia menjelaskan untuk penyaluran di tiga Kecamatan yang sudah dilakukan, masih ada beberapa warga yang belum mengambil karena saat penyaluran bekerja di kebun, sehingga pihaknya mengharapkan agar secepatnya mengambil langsung ke bank BNI. "Untuk bantuan ke SMA dan Mahasiswa harus diambil sendiri oleh yang bersangkutan ambil tidak boleh diwakilkan. Sementara untuk SD dan SMP oleh orang tua," urainya.
BPKD akan pacu penyalurah tahap I ini, karena pencairan tahap dua akan menyusul pada bulan Oktober 2017 kemudian secara berkala langsung melakukan persiapan pendataan dna verifikasi untuk bantuan serupa di tahun 2018. "Jumlah anak asuh yang terdata 2.765 orang, dengan total angaran Rp 4,072,250,000, bersumber dari APBD tahun 2017," tukasnya.(crz)
Total Dana Per Kecamatan
Kotamobagu Barat Rp 641,850,000, jumlah anak asuh 466
Kotamobagu Utara Rp 1,155,000,000, jumlah anak asuh 693
Kotamobagu Timur Rp 1,068,350,000, jumlah anak asuh 720
Kotamobagu Selatan Rp 1,207,050,000, Jumlah anak asuh 886
Total Anggaran: Rp 4,072,250,000,-
Total Anak Asuh: 2,765 orang
Klasifikasi Jumlah:
SD Rp 1 juta,
SMP rp 1.5 juta,
SMA Rp 1.7 juta dan
Mahasiswa Rp 3,450,000
*)Sumber: BPKD Kota Kotamobagu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penerima-beasiswa_20170922_191053.jpg)