Tribun Manado TV

(VIDEO) Januari-Agustus 2017, 24 Orang dari 53 Kasus Lakalantas di Minsel Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, khususnya Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara.

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Kecelakaan lalu lintas sering terjadi di ruas Jalan Trans Sulawesi, khususnya Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Sulawesi Utara.

Data Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Minsel, selang Januari hingga Agustus 2017, tercatat ada 53 kasus Lakalantas yang menyebabkan 24 orang meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan, AKP Ferdinand Runtu, Selasa (19/9/2017) mengungkapkan, jalur di sepanjang jalan Trans Sulawesi di wilayah Minsel, terdapat 12 titik rawan  lakalantas.

"Kurang lebih ada 75 kilometer jalan trans akses kabupaten dan terdapat 12 titik rawan vatalitas lakalantas. Paling rawan terjadi kecelakaan mulai dari Desa Teep, Kecamatan Amurang Barat sampai Desa Poigar Kecamatan Sinonsayang," ungkap Runtu.

Dia mengatakan dibandingkan dengan tahun 2016 angka Lakalantas memang menurun, tetapi tingkat fatalitas korban meninggal dunia naik.

Banyak kasus disebabkan oleh faktor jalan, penerangan jalan sebab banyak yang mengalami kecelakaan pada malam hari.

"Bulan September belum habis sudah ada 6 orang meninggal dunia saat lakalantas pada malam hari," jelas AKP Ferdinand.

Tidak dipungkiri jumlah kendaraan setiap tahun bertambah.

Meski jumlah kendaraan terus bertambah tetapi sarana dan prasarana tidak dibangun, tidak dipelihara dan tidak dirawat.

Untuk menekan terjadinya lakalantas, dia mengatakan perlu ada perhatian dari pemerintah daerah lewat Balai Jalan Provinsi agar segera melakukan perbaikan jalan yang rusak.

Simak selengkapnya dalam tayangan video di atas.

Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved