Lagi, Lakalantas Menewaskan 2 Warga di Jalan Trans Sulawesi, Ini Kata Kasatlantas Polres Minsel

Selang Januari hingga Agustus 2017, tercatat ada 53 kasus Lakalantas yang menyebabkan 24 orang meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan, AKP Ferdinand Runtu 

Laporan Wartawan Tribun Manado Maickel Karundeng

TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi Senin (18/9/2017) malam di ruas Jalan Trans Sulawesi tepatnya di Desa Aergale Kecamatan Sinonsayang, Kabupaten Minahasa Selatan yang mengakibatkan dua warga meninggal dunia.

Kendaraan bermotor roda dua jenis Honda CBR nomor polisi DB 2033 DP yang dikendarai oleh Dedi Laurens (24) warga Desa Sinuyung Bolmong bergerak dari arah Kotamobagu menuju Amurang yang menabrak dua warga yakni Ferdy Lahea (42) dan Johanis Lahea (40) yang sedang memperbaiki mobil Mitsubishi L300 nomor polisi DB 8680 AL.

“Kedua korban, Ferdy Lahea dan Johanis Lahea adalah warga Desa Poigar Dua Kecamatan Poigar berprofesi sebagai mekanik. Saat itu keduanya sedang memperbaiki sebuah mobil L300 yang diparkir di bahu jalan, sebelah kiri arah Kotamobagu menuju Amurang. Datang kendaraan bermotor roda dua jenis Honda CBR dalam kecepatan tinggi dan menabrak kedua korban,” jelas Kasat Lantas Polres Minahasa Selatan, AKP Ferdinand Runtu, Selasa (19/9/2017).

Akibat dari kecelakaan lalulintas tersebut, Ferdy Lahea meninggal dunia di tempat kejadian sedangkan Johanis Lahea meninggal dunia saat dalam perawatan medis di RS Kalooran Amurang.

“Untuk pengendara roda dua, Dedi Laurens yang berboncengan dengan Dani Simaun mengalami luka lecet dan memar di kepala, kaki dan tangan, hingga saat ini masih dalam perawatan medis di RS Kalooran Amurang. Adapun untuk barang bukti kendaraan bermotor Honda CBR dan Mitsubishi L300 sudah kita amankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” jelasnya

Data Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Minsel, selang Januari hingga Agustus 2017, tercatat ada 53 kasus Lakalantas yang menyebabkan 24 orang meninggal dunia.

AKP Ferdinand Runtu mengungkapkan jalur disepanjang jalan Trans Sulawesi di wilayah Minsel, terdapat 12 titik rawan  lakalantas.

"Kurang lebih ada 75 kilometer jalan trans akses kabupaten dan terdapat 12 titik rawan vatalitas lakalantas. Paling rawan terjadi kecelakaan mulai dari Desa Teep, Kecamatan Amurang Barat sampai Desa Poigar Kecamatan Sinonsayang," ungkap Runtu.

Dia mengatakan dibandingkan dengan tahun 2016 angka Lakalantas memang menurun, tetapi tingkat vatalitas korban meninggal dunia naik.

Halaman
12
Penulis: Maickel_Karundeng
Editor: Aldi Ponge
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved